Indonesia Berperan Aktif dalam Perumusan Standar Internasional
Melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang bekerja sama dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Irma Budiarti
“Sejauh ini kami telah mengadopsi beberapa standar ISO ke dalam SNI, dan kebanyakan dari mereka dalam status yang identik,” ujarnya.
Dari 48 standar terkait desain kapal yang sudah diterbitkan ISO, hingga saat ini BSN telah mengadopsi enam standar secara identik, yaitu SNI ISO 3796:2011 tentang Teknologi kapal dan kelautan - Bukaan bersih untuk pintu luar satu daun; SNI ISO 3902:2011 tentang Bangunan kapal dan konstruksi kelautan–Gasket untuk jendela segi empat dan jendela sisi kapal; SNI ISO 3903:2007 tentang Bangunan kapal dan konstruksi kelautan-Jendela kapal segi empat biasa; SNI ISO 5778:2007 tentang Kapal dan teknologi kelautan-Palka baja ukuran kecil kedap cuaca; SNI ISO 5894:2011 tentang Teknologi kapal dan kelautan-Lubang lalu orang dengan tutup berbaut, dan SNI ISO 6042:2007 tentang Kapal dan teknologi kelautan-Pintu baja satu daun kedap cuaca.
“Kita harapkan Indonesia dapat memperkuat poros maritim dengan berpartisipasi dalam pengembangan standar internasional” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/deputi-bidang-penelitian-dan-kerjasama-standardisasi-bsn-i-nyoman-supriyatna_20180703_185138.jpg)