Penampilan Dolanan Gala-gala, Permainan Tradisional Anak dalam Panggung PKB ke-40
Penampilan permainan tradisional anak-anak yaitu Dolanan Gala-gala oleh Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Minggu (8/7/2018) bertempat di Kalangan Angsoka, Art Center Denpasar, dan masih dalam gelaran Pesta Kesenian Bali ke-40, ditampilkan permainan tradisional anak-anak yaitu Dolanan Gala-gala oleh Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar.
Sebelum Dolanan Gala-gala ini dimulai, diawali dulu dengan Tabuh Gesuri yang kemudian dilanjutkan dengan Tari Pendet, Tari Jauk, serta Tabuh Kreasi Padamara.
Usai tarian itu barulah Dolanan Gala-gala ini dipentaskan.
Tingkah kocak dari anak-anak ini dalam bermain Dolanan Gala-gala tak pelak membuat penonton tertawa.
Kepala Sekolah Dwijendra, Ni Nyoman Sriyotini mengatakan, tari dolanan ini menceritakan tentang permainan gala-gala di Bali.
Diceritakan ada anak-anak yang suka dengan hal-hal niskala seperti calonarang, sehingga anak-anak ini mencoba memainkan calonarang ke dalam garapan dolanan ini.
"Jadi penata mencoba menggabungkan garapan tradisi dan niskala yang dijadikan suatu permainan oleh anak-anak," kata Sriyotini.
Ini merupakan penampilan mereka yang pertama di gelaran PKB.
Kedepan pihaknya berharap bisa terus dilibatkan, karena dengan tampil di PKB maka anak anak lebih semangat untuk belajar seni dan melestarikan kebudayaan Bali.
Untuk pementasan ini diturunkan 23 orang penambuh dan 14 orang penari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penampilan-dolanan-gala-gala-di-kalangan-angsoka-minggu-872018_20180708_144649.jpg)