Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa
Air Laut Tercemar Akibat Tumpahan Oli Dari Kapal Yang Terbakar di Pelabuhan Benoa
Terbakarnya puluhan kapal di sisi barat pelabuhan Benoa mengakibatkan pencemaran air laut akibat tumpahan oli.
Penulis: Rino Gale | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Terbakarnya puluhan kapal di sisi barat pelabuhan Benoa mengakibatkan pencemaran air laut akibat tumpahan oli.
Kadis DLHK Denpasar, Ketut Wisada menjelaskan, pengecekan sudah dilakukan kemarin.
Pihaknya pun mengetahui adanya banyak tumpahan oli, dan melakukan koordinasi kepada pihak KSOP Benoa untuk memblokir dengan sistem pan, agar limbah tersebut jangan sampai menyebar.
"Intinya dari pihak kami, meminta KSOP Benoa dan pertamina untuk melokalisir tumpahan oli agar tidak melebar," ujarnya, Rabu (11/7/2018)
Untuk saat ini masih dalam proses perizinan, karena alat untuk melokalisir tumpahan oli tersebut dimiliki pihak Pertamina.
Tambahnya, sementara ini pantauan yang dilihat, limbah oli tersebut masih di lingkup bangkai kapal dan tidak menyebar.
Tentunya dampak tersebut bisa membuat rusak ekosistem laut serta biota laut.
"Perlu waktu untuk pemulihan, mudah-mudahan limbah oli hanya di permukaan saja, dan dapat dilokalisir" ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapal-benoa_20180710_091738.jpg)