Liga I Indonesia
Gede Sukadana Putus Kreator Pluim, 'Terima Kasih Atas Kesempatan Ini'
Gelandang Bali United Gede Sukadana, layak disebut sebagai pemain kunci dalam laga kontra PSM Makassar
Penulis: Marianus Seran | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gelandang Bali United Gede Sukadana, layak disebut sebagai pemain kunci dalam laga kontra PSM Makassar, di Stadion Dipta Gianyar, pada pekan ke-15 Liga I Indonesia .
Ia bisa menjalankan instruksi pelatih untuk memutuskan alur bola tengah lawan.
Ia juga mampu mengantar bola ke lini depan dengan baik.
Willian jan Pluim, gelandang PSM Makassar, berhasil dimatikan Gede Sukadana, Taufiq, dan Nick van der Velden.
Saat Pluim memegang bola, ia langsung dihajar.
Tercatat Pluim harus dirawat sebanyak empat kali di lapangan.
Baik itu dari Gede Sukadana, Taufiq, dan Nick yang melanggar Pluim.
"Kemenangan ini kerja sama satu tim, kami syukuri hasil, semoga kedepan dapat hasil terbaik," katanya.
Ia berterima kasih kepada pelatih, akhirnya kesempatan bermain datang.
Semoga kedepan lebih baik.
"Saya coba jalankan instruksi putus alur bola. Serangan mereka berhasil diputuskan," katanya.
Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro, menjelaskan PSM Makassar kuat di lini tengah.
Saat sesi taktikal Bali United sebelum laga, tidak seperti ini.
"Semalam hingga pagi terus kerja keras. Diputuskan pagi sebelum tanding, tadi kami harus memutus aliran bola Willian Jan Pluim. Kami lihat Setiap rekaman bola lawan. Mereka berkembang dari Pluim," kata WCP.
Wcp menegaskan, salah satu pemain yang bisa putus bola dari tengah adalah Gede Sukadana.
"Kita tahu, semua gelandang Bali United. Taufik, Fadil, Nick van der Velden, semuanya style. Yang cocok di situ Gede Sukadana," kata WCP.
Ia juga menyampaikan, terima kasih kepada semua pemain, dan salut atas perjuangan para pemain Bali United.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-united-vs-psm-makassar_20180712_163016.jpg)