Heboh, Ular Piton 3 Meter Muncul dari Pot Rumah Warga, Kepalanya Berdiri Disertai Suara Desisan
Posisi tubuhnya menumpuk sedang kepala ular berdiri seraya mengeluarkan bunyi desisan yang cukup keras
Itu tidak mungkin kotoran kucing.
Mungkin lubang itu tempat persembunyiannya," dugaan Gito.
Lalu warga bernama Adi Fauzan pun melaporkan penemuan ular di pemukimannya ke 112.
Tim 112 pun gerak cepat merespon laporan warga. Namun sesampainya di sana, ular tersebut masih belum tertangkap.
Sebab tempat persembunyian ular masih tak dapat dipastikan.
"Dugaannya masuk ke lubang selokan, tapi lubangnya tidak terlalu besar menyulitkan petugas untuk menangkap," lanjut Gito.
Ketua RT 1 Samsul Arifin juga kaget mendengar laporan warga.
Baca: Keluarga Ungkap Hal Aneh yang Dialami Ni Luh Mayani Sebelum Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung
Sebab, pemukiman yamg dirinya tempati jauh dari rawa-rawa tak mungkin jika ada ular berkeliaran.
"Dikira sama warga ular jadi-jadian. Tetapi pak Gito melihat sendiri dan mengatakan bukan ular jadi-jadian," kata Samsul.
Samsul menambahkan, ketika bertemu dengan Nasikun ketua RT 4, Nasikun bercerita bahwa ada ular warga yang lepas ketika Gembili dilanda banjir.
"Coba nanti, tanyakan ke Nasikun lebih jelasnya," imbuhnya.
Sementara itu, warga bernama Yuli Wanti mengaku resah karena keberadaan ular jenis sanca berukuran 3 meter berkeliaran di pemukimannya.
Selain letak rumah yang berada tepat di depan selokan yang diduga menjadi persembunyian ulat, dirinya memiliki peliharaan ayam.
"Kalau malam-malam keluar gimana? kalau pindah tempat persembunyian di rumah saya gimana?
Saya punya peliharaan ayam lagi. Semoga cepat ketemu," ucap Yuli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/piton_20180727_215539.jpg)