Rempah Termahal Ternyata Bukan di Indonesia, Dihargai Rp11 Juta per Kg Saffron Subur di India
Apa yang Membuat Saffron Sangat Mahal? Untuk memanen saffron dibutuhkan kerja keras dan itu merupakan pekerjaan yang sulit.
TRIBUN-BALI.COM - Sejak dulu Indonesia dikenal sebagai wilayah yang akan rempah-rempah.
Karena kekayaan itu pula, penjajah datang dan merampok semua kekayaan rempah-rempah di Indonesia.
Membahas rempah-rempah, rasanya agak mengherankan mengetahui ada rempah yang bernilai sangat fantastis.
Namun memeng begitulah kenyatannya dengan rempah yang satu ini.
Biasa digunakan dalam campuran resep masakan jenis tertentu, saffron berasal dari bunga ungu yang indah.
Biasanya digunakan untuk membumbui nasi biryani khas India atau arroz con pollo atau paella ala Spanyol.
Rempah ini menghasilkan warna kuning cerah dalam masakan dan memiliki khasiat yang dapat meredakan stres dan kecemasan.
Baca: Kepala DLHK Kota Denpasar Protes dan Pertanyakan Data Greenpeace Soal Kualitas Udara yang Buruk
Baca: Catat Waktunya! PSSI Jual Lebih Murah Tiket Nonton Bali United Kontra Timnas U-23 Indonesia
Apa yang Membuat Saffron Sangat Mahal?
Untuk memanen saffron dibutuhkan kerja keras dan itu merupakan pekerjaan yang sulit.
Setidaknya selama enam jam sehari, mulai dari subuh, Anda harus memetik bunga dengan hati-hati.
Satu pon (454 gram) safron kering membutuhkan 75.000 bunga crocus sativus linneaus.
Bahkan di pertanian Pampore, India, sudah menjadi tradisi agar setiap anggota keluarga hadir selama musim pemetikan.
Setiap bunga tumbuh rendah dari permukaan tanah dan setiap bunga hanya memiliki 2 helai stigma berwarna kemerahan.
Hanya stigma-stigma inilah yang dikumpulkan dan akan dikeringkan untuk dijadikan rempah safron.
Dilansir dari food.ndtv.com, Iran memiliki ladang saffron sepuluh kali lebih banyak dari di India.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/rempah-termahal-ternyata-bukan-di-indonesia-dihargai-rp11-juta-per-kg-saffron-subur_20180728_202802.jpg)