Atlet Pelatnas Asian Games Asal Bali, Valentinus Nahak Harus Jalani Kemoterapi, Ini Alasan Dokter
Genap enam hari, atlet Pelatnas Asian Games asal Bali, Valentinus Nahak tergolek lemah menjalani rawat inap di RSUP Sanglah
Penulis: eurazmy | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Genap enam hari, atlet Pelatnas Asian Games asal Bali, Valentinus Nahak tergolek lemah menjalani rawat inap di RSUP Sanglah, Denpasar.
Berdasarkan hasil biopsi, Valen didiagnosis mengidap tumor kelenjar getah bening stadium lanjut.
Namun, kondisinya tak kunjung mengalami peningkatan yang signifikan.
Baca: Siswi SMP Teriak Minta Tolong di Jalanan Usai Digorok Pria Beristri, Diduga Akan Dirudapaksa
Kondisinya yang masih belum stabil tidak memungkinkan untuk diberikan tindakan medis lebih lanjut.
Pasalnya, satu-satunya alternatif tindakan medis untuk mengobati Valen hanya lewat tindakan kemoterapi.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam yang menangani, dr. I Wayan Losen Adnyana Sp-PD (K), kemoterapi harus dilakukan sesegera mungkin.
Karena jika tidak, kondisi Vaken akan semakin memburuk.
Namun karena memang kondisi karnopski pasien hanya berkisar di angka 30-40, maka kemoterapi pun urung dilakukan.
"Dalam kondisi itu, artinya, pasien harus lebih banyak di tempat tidur. Kita tidak mungkin berikan kemo. Harus menunggu hingga kondisinya lebih fit," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (1/7).
Baca: Ini Ciri Pelaku yang yang Menggorok dan Rudapaksa Siswi SMP, Korban Teriak Minta Tolong di Jalanan
Selain itu, pihak rumah sakit masih terganjal persetujuan dari pihak keluarga.
Dikatakan Adnyana, pihaknya sudah melakukan pendekatan pada keluarga pasien untuk dilakukam kemoterapi.
Namun, masih belum ada persetujuan.
"Sebenarnya, kita sudah mulai akan lakukan kemoterapi karena memang alternatifnya hanya itu. Jika tidak, kondisinya akan semakin memburuk. Kami masih menunggu persetujuan keluarga juga," ungkapnya.
Sembari menuntaskan dua kendala tersebut, pihak rumah sakit terus melakukan evaluasi kondisi pemulihan Valen.
Terapi suportif berupa pemberian cairan dan nutrisi hingga terapi dasar juga sudah dilakukan.
Sekarang, kata Adnyana, Valen hanya butuh suntikan moril dari keluarga dan juga sahabat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/valentinus-nahak_20180730_204352.jpg)