Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Atlet Pencak Silat Bali, Ni Made Dwi Yanti Target Medali Emas di Asian Games 2018

Atlet Pencak Silat Bali, Ni Made Dwi Yanti targetkan medali emas di Asian Games 2018

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Foto Ni Made Dwi Yanti (berdiri) dan Sang Ayu Ketut Sidan, dikirim oleh Ni Made Dwi Yanti via Whatsapp (31/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Pencak Silat Bali, Ni Made Dwi Yanti targetkan medali emas di Asian Games 2018.

Para atlet Indonesia yang ikut berjuang dan bertanding di Asian Games 2018 semakin gencar melakukan persiapan, begitu juga atlet pencak silat asal Bali, Ni Made Dwi Yanti.

Yanti yang sekarang sedang melakukan TC di Jakarta mengatakan, persiapan pada tahap prakompetisi telah mencapai 90-95 persen.

Ia berharap saat pertandingan nanti persiapannya telah masuk ke 100 persen.

Ia maupun pelatihnya menargetkan medali emas di Asian Games 2018 nanti.

“Kami target semua medali emas di pencak silat, itu diminta sama pelatih, kalau  target saya juga medali emas di Asian Games,” katanya saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (31/7/2018).

Yanti akan turun di kategori seni ganda putri berpasangan dengan atlet pencak silat asal Bali, Sang Ayu Ketut Sidan.

Berpasangan dengan Sidan bukanlah hal yang baru baginya.

Ia mengaku telah berpasangan dengan atlet tersebut sejak tahun 2005.

Saat ditanya mengenai lawan, Yanti mengatakan, semua lawannya di Asian Games bagus.

Ia mengaku lebih memikirkan cara mengalahkan juri saat pertandingan nanti daripada memikirkan lawannya.

“Sebenarnya yang kami pikirkan bukan ngalahin lawannya tapi ngalahin jurinya, karena tampil yang menilai juri, lawan gak usah dipikirkan asal maksimal tampilnya, konsentrasi pada tampilan. Kalau lawan-lawan sekarang hampir merata semua bagus, tinggal bagaimana tampil depan juri, bisa membuat juri ngasih nilai tinggi,” paparnya.

Ia menuturkan, untuk gerakan yang akan ditampilkan saat pertandingan berbeda dari gerakan yang ditampilkan saat test event Asian Games 2018 pada Febuari lalu.

Yanti mengatakan, rencanya saat Asian Games 2018 suaminya akan datang memberikan dukungan langsung, sedangkan anaknya kemungkinan tidak akan ikut.

“Mungkin iya, tapi suami saja soalnya saya di sini gak bisa mengurus mereka kalau ke sini, karena fokus dengan pertandingan,” ujarnya.

Pertandingan cabang olahraga pencak silat rencananya akan digelar di Padepokan Pencak Silat Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.(*)

 
 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved