Breaking News:

Buntut Aksi Penjambretan yang Tewaskan Seorang Wanita, Kantor Polsek Bolo Diserang Massa

Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK membenarkan adanya aksi pengerusakan kantor polisi tersebut.

Shutterstock
Ilustrasi 

"Pihak keluarga korban menuntut agar pelaku jambret segera ditangkap. Karena merasa tidak puas terhadap kami aparat kepolisian, mereka hingga akhirnya melempari kantor Polsek," ujar Bagus.

Karena mendesak, aparat yang disiagakan untuk mengamankan kantor Polsek langsung mengeluarkan tembakan peringatan keatas dan berhasil meredamkan situasi.

Warga diminta tidak anarki Ia menambahkan, di hadapan warga pihaknya mengimbau agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Ia juga berjanji akan segera mengungkap pelaku jambret yang menyebabkan warga Desa Tumpu itu meninggal dunia.

"Kalau memang ingin mencari pelaku, kita akan cari, cuman enggak begini caranya. Kalau jalan diblokir, siapa yang rugi. Kita juga yang rugi, malah akan menambah masalah,"ujar Bagus

"Sekarang Polsek dilempar, terus apa gunanya, kita juga enggak dapat pelaku. Kita enggak boleh emosi menyelesaikan masalah. Kami komitmen untuk ungkap pelaku tersebut," lanjutnya.

Baca : Benturan Keras dengan Pemain PSIS Ini, El Capitano Fadil Sausu Cedera
 

Menurut Bagus, kasus penjambretan yang memakan satu korban jiwa dan satu orang luka-luka tersebut menjadi atensi khusus pihak kepolisian.

"Kasus ini menjadi atensi khusus. Tetapi, untuk mengungkap kasus itu tidak semudah kita membalik telapak tangan. Kami lakukan pendalaman dengan meminta keterangan saksi-saksi disekitar TKP,"pungkasnya.

Sekitar pukul 15.30, massa yang memadati ruas jalan disekitar Polsek akhirnya membubarkan diri ke rumah masing-masing.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved