Pesawat Demonim Air Hilang Kontak

Sakit Jantung Kadek Nyampuh Kambuh Saat Kopilot Wayan Sugiarta Putranya Dikabarkan Kecelakaan

Almarhum selalu menyempatkan waktu untuk menanyakan kabar keluarga, teruma mengingatkan sang ibu untuk menjaga kesehatan.

Sakit Jantung Kadek Nyampuh Kambuh Saat Kopilot Wayan Sugiarta Putranya Dikabarkan Kecelakaan
Tribun Bali / Hisyam Mudin
Ni Kadek Nyampuh (62), ibu Kopilot Wayan Sugiarta (45) dipeluk menantu, Komang Sri Maheni (37) didampingi I Made Kertiyasa (76), ayah korban dan keponakan korban saat ditemui di kamar nomor 373, rumah sakit Prima Medika Denpasar, Senin (13/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Kadek Nyampuh (62), ibu Kopilot Wayan Sugiarta (45) tampak masih syok ketika ditemui di kamar nomor 373, rumah sakit Prima Medika Denpasar, Bali, Senin (13/8/2018).

Istri dari I Made Kertiyasa (76) ini dilarikan ke rumah sakit karena penyakit jantungnya kembali kambuh saat mendapat kabar putra kesayangannya, Kopilot Sugiarta mengalami kecelakaan pesawat, Sabtu (11/8/2018) lalu.

Insiden nahas tersebut mengakibatkan Kopilot Sugairta meninggal dunia.

Baca: Kopilot Dimonim Air Wayan Sugiarta Sempat Berencana ke Bali 24 Agustus Ini, Mengaku Tak Betah

Baca: Sempat Bilang Kangen, Ini Pesan Terakhir Kopilot Dimonim Air Wayan Sugiarta Kepada Sang Istri

"Saya riwayat sakit jantung dan paru-paru, sekarang kondisi saya sudah agak mendingan, masuk kesini (RS) Sabtu malam setelah mendapat berita itu," imbuhnya dengan mimik sedih.

Sejak kecil, Kopilot Sugiarta dimata sang ibu merupakan sosok anak yang penurut dan pekerja keras.

"Anak saya penurut sekali, dia dekat sekali, sebelum nikah pun dia masih tidur dengan saya," imbuhnya meneteskan air mata.

Dituturkan Kadek Nyampuh, almarhum selalu menyempatkan waktu untuk menanyakan kabar keluarga, teruma mengingatkan sang ibu untuk menjaga kesehatan.

"Setiap hari anak saya telpon suruh saya jaga kesehatan, jangan kecapean," katanya dengan suara tersedu.

Terakhir kali berkomunikasi, kata dia sebelum anaknya melakukan penerbangan.

"Paginya dia dapat nelpon, tanya-tanya kenapa suaranya gitu, dia bilang cuma kecapean saja, katanya sudah dapat terbang berapa kali dan sekarang mau istirahat. Saya juga bilang istirahat dulu, saya juga gak ngerti katanya di sana banyak nyamuk jadi saya ingatkan pakai obat nyamuk," ceritanya mengenang.

Halaman
12
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved