Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Deretan Senjata Paling Mematikan di Dunia yang Pernah Diciptakan dalam Sejarah Manusia

Revolusi senjata api terjadi pada abad 19. Ketika itu, pembuatan senjata api didukung oleh peralatan yang memadai.

Tayang:
Editor: Ady Sucipto
ist/via militaryhistorynow.com
Senapan mesin Maxim 

TRIBUN-BALI.COM, - Senjata paling awal diketahui dalam sejarah manusia berasal dari Zaman Perunggu.

Maces, sebuah senjata yang berukuran lebih kecil dari batu dipasang pada tongkat untuk berburu dan juga untuk menghancurkan terngkorak. Pada Zaman Perunggu, pedang mulai diperkenalkan.

Senjata telah ditingkatkan fungsinya untuk membunuh sekaligus meminimalisir pihak lawan untuk melakukan serangan balasan.

Dari waktu ke waktu, pembaharuan senjata terus berkembang.

Bermula dari batu, hingga menggunakan roket sebagai senjata untuk berperang. Berikut ini adalah 5 senjata perang yang mematikan dalam catatan sejarah:

1. Senapan Maxim

Senapan mesin Maxim
Senapan mesin Maxim (ist/via militaryhistorynow.com)

Revolusi senjata api terjadi pada abad 19. Ketika itu, pembuatan senjata api didukung oleh peralatan yang memadai.

Pada 1884, seorang pengacara bernama Hiram Maxim mengombinasikan semua peralatan yang ada saat itu sehingga bisa membuat senjata bernama Senapan Maxim.

Senjata ini memiliki pendingin udara yang bisa menembakkan lebih dari 500 putaran per menit pada jarak efektif lebih dari 2.000 yard (1.830 meter). Senjata ini digunakan dalam Perang Dunia I.

2. Nuklir

Ilustrasi bom nuklir gravitasi AS B61.
Ilustrasi bom nuklir gravitasi AS B61. (Flickr via KOMPAS.com)

Nuklir juga dikenal sebagai senjata perang yang mematikan karena merupakan salah satu pemusnah massal yang tercipta pada Perang Dunia II berkat proyek Manhattan yang dikembangkan Sekutu.

Dampaknya, lebih dari 70.000 jiwa meninggal dunia ketika "Little Boy" dijatuhkan di Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945.

Sementara, puluhan ribu jiwa terkena efek radiasi beberapa tahun setelah nuklir dijatuhkan. Selain "Little Boy", nuklir "Fat Man" juga dijatuhkan di Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Meski perjanjian pembatasan senjata secara drastis mengurangi ukuran persenjataan nuklir, masih ada sekitar 15.000 senjata nuklir di Bumi.

Lebih dari 90 persen dari senjata-senjata itu milik Amerika Serikat dan Rusia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved