Beranjak dari Garis, 22 Lukisan Karya Made Wiradana Dipamerkan di Griya Santrian
Kamis (6/9/2018) dilaksanakan konferensi pers terkait pameran tunggal Made Wiradana yang akan dilaksanakan di Griya Santrian
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kamis (6/9/2018) dilaksanakan konferensi pers terkait pameran tunggal Made Wiradana yang akan dilaksanakan di Griya Santrian, Sanur, Denpasar.
Pameran ini akan berlangsung 7 September hingga 31 Oktober 2018.
Dalam berkarya, Made Wiradana beranjak dari garis.
"Garis adalah awal saya saat berkarya. Pameran ini juga dilaksanakan dalam bulan ulang tahun ke 50 saya," katanya.
Kurator pameran, I Wayan Seriyoga Parta mengatakan, karya Made Wiradana ini disuguhi berbagai komposisi dengan karakter figuratif yang memenuhi kanvas.
"Sosok figur-figur tersebut berkarakter gambar naif primitif terlihat seperti bernarasi," kata Seriyoga Parta.
Ia mencontohkan karya yang berjudul Passionate, yang di dalamnya dipenuhi komposisi yang terdiri dari figur manusia dan binatang dengan berbagai adegan.
"Dilihat dari jarak dekat memang seperti ada penggambaran yang bersifat naratif di dalamnya. Namun jika dilihat dari jarak yang agak jauh yang terlihat berupa tekstur abu kecoklatan dan hitam. Secara visual yang hadir adalah komposisi bernuansa abstrak, sama sekali tidak nampak narasi," katanya.
Karya-karya Wiradana ini menampilkan komposisi abstraksi bentuk yang dibangun dengan karakter garis-garis spontan dan ekspresif diperkuat dengan aksen-aksen warna kontras antara merah dan biru.
Garis menjadi kekuatan utama karya-karyanya yang begitu spontan-ekspresif yang tak terbebani dengan narasi dan sengaja dibiarkan mengalir dan liar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/karya-karya-made-wiradana_20180906_122524.jpg)