Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kisah Penemuan Gereja Kuno yang 'Hilang' di Turki, Bersembunyi 1600 Tahun di Dasar Danau

Gereja itu di masanya ada di sebuah kota kuno bernama Nicaea. Tim arkeolog meyakini gereja itu dibangun di tahun 390

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
pen news via the sun via Tribunnews
Gereja kuno dari tahun 390, ditemukan utuh di Dasar Danau.  

TRIBUN-BALI.COM - Tak banyak situs bersejarah yang ditemukan tim arkeologi beberapa tahun terakhir.

Nah, salah satu penemuan yang paling besar adalah penemuan tim arkeologi Turki, sebuah gereja yang dinyatakan hilang sejak 1600 tahun lalu.

Penemuan ini terjadi pada 2014 silam.

Dilansir dalam artikel The Sun, 7 September 2018, tim pencarian menemukan gereja itu ada 48 meter di dasar Danau Iznik, Turki.

Gereja itu di masanya ada di sebuah kota kuno bernama Nicaea.

Tim arkeologi meyakini gereja itu dibangun di tahun 390.

Sementara, di Nicaea, agama Kristen masuk pada tahun 325.

Kepala Tim Arekeologi Universitas Bursa Uludağ, Profesor Mustafa Şahin, mengaku terkejut saat melihat gambar gereja yang ditemukan.

"Pertama aku melihat gambar danau lokasi, aku terkejut melihat begitu jelasnya bangunan gereja yang terlihat," ujar Mustafa Şahin.

"Saya terjun ke survei lapangan sejak 2006, dan tidak pernah melihat temuan bangunan menakjubkan seperti itu," kata Sahin.

Dilansir Hurriyet Daily News, penemuan gereja itu sebenarnya terjadi secara tak sengaja.

Tim arkeolog awalnya melakukan pemotretan udara untuk memetakan lokasi bangunan-bangunan bersejarah di Kota Iznik, Turki.

Kemudian tim mendapatkan gambar bayangan benda yang tenggelam di Danau Iznik.

Gempa Bumi

Sahin menjelaskan, gereja itu adalah tempat ketika seorang santo, yakni Santo Neophytos, menjadi martir pada tahun 303.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved