Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dua Nyawa Wisatawan Lokal 'Melayang' di Pantai Bali

Dua orang wisatawan asal Jakarta mendapatkan pertolongan setelah sebelumnya terseret ombak besar

Istimewa
Foto Kanan: Korban yang terseret ombak di Pantai Tropicana, Batu Belig, Foto Kiri: Warga ketika mengevakuasi tubuh Kiky, Wisatawan asal Bandung, yang tewas tenggelam di Pantai Klingking, Nusa Penida, Minggu (16/9/2018) 

Wayan Trima Yasa saat mengetahui langsung bergegas menyelamatkan para korban dekat panggung Petitenget Festival pada pukul 16.30 Wita.

Korban sempat dilakukan perawatan darurat di pantai sambil menunggu ambulance.

Pada Pukul 17.00 Wita kedua korban di bawa oleh 2 Unit Mobil Ambulance Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung menuju RSUD Mangusada guna memperoleh penanganan lebih lanjut.

Setelah melakukan pemeriksaan di RSUD Mangusada, Calvin masih shock.

Dan didalam tubuh Calvin masih terdapat cairan di paru-paru akibat tenggelam.

Sedangkan rekannya, Rizky tidak terselamatkan nyawanya.

"Saat ini para korban sudah ditangani oleh keluarganya masing-masing dan teman-temannya disini," jelas Johannes.

"Untuk korban meninggal dunia atas nama Rizky, kabarnya akan dibawa ke Jakarta oleh keluarga untuk di makamkan ditempat asalnya," tambahnya.

Kiky Terseret Gelombang Sejauh 20 Meter ke Tengah Laut

Kiky Baehaki (23), wisatawan asal Bandung meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Minggu (16/9/2018).

Sebelum tenggelam, korban sempat dihantam gelombang besar hingga terseret ke tengah laut.

Paur Humas Polres Klungkung, IPTU I Nyoman Sarjana menjelaskan, kejadian laka laut itu terjadi sekitar 14.00 Wita. Korban datang ke Pantai Klingking bersama 10 rekan-rekannya sekitar pukul 11.30 Wita

Sesampainya di pantai, korban kemudian membeli minum dan bersama temannya berenang di pinggir pantai kurang lebih selama 30 menit

"Kemudian korban mengambil action kamera untuk berfoto bersama teman-temannya. Ketika berfoto itu, mereka dihantam gelombang. Tapi mereka sengaja mencari momen gelombang besar untu berfoto," jelasnya

Tidak berselang lama, tiba-tiba datang ombak besar yang menghantam tubuh korban dan rekan-rekanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved