Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Maestro Nyoman Nuarta Ungkap Kisah Haru 28 Tahun Perjuangkan Berdirinya Patung GWK

Adalah Nyoman Nuarta, seniman sekaligus desainer GWK yang mengalami pasang surut bersama patung yang kini telah berdiri megah itu.

Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Proses pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana terus digenjot oleh PT. Garuda Adhimatra Indonesia untuk dapat selesai bulan Oktober mendatang. 

Laporan Wartawan Grid.ID, Chandra Wulan

TRIBUN-BALI.COM -- Patung Garuda Wisnu Kencana (GW) yang mangkrak selama 28 tahun akhirnya berdiri juga.

Pembangunan GWK telah dimulai sejak tahun 1997.

Sedangkan gagasan awalnya muncul pada tahun 1989 untuk menggunakan kawasan perbukitan kapur di Ungasan, Jimbaran, Bali yang tidak produktif.

Adalah Nyoman Nuarta, seniman sekaligus desainer GWK yang mengalami pasang surut bersama patung yang kini telah berdiri megah itu.

Dilansir dari Kompas.com, Nyoman Nuarta awalnya memiliki 82 persen saham atas GWK.

Seiring berjalannya waktu, Nuarta tidak sanggup mempertahankan kepemilikan saham tersebut.

Baca  : Mahakarya Abad Modern Tuntas Setelah 28 Tahun, Resmikan Patung GWK, Jokowi: Membanggakan Indonesia
 

Patung Garuda Wisnu Kencana berdiri megah, Selasa (31/7/2018)
Patung Garuda Wisnu Kencana berdiri megah, Selasa (31/7/2018) (Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)

Akhirnya, tahun 2012 saham GWK diakuisisi PT Alam Sutra Realty Tbk.

Meski demikian, Nuarta tetap bertanggung jawab sebagai seorang seniman.

Ia merasa wajib menyelesaikan janjinya seperti 28 tahun yang lalu.

Di bawah naungan PT Siluet Nyoman Nuarta, ia mengawal investor supaya taat pada komitmen menyelesaikan pembangunan GWK.

 
Nyoman Nuarta menemukan teknik cor las dengan rumus pembesaran skala patung yang rumit.

Teknik itu sudah ia patenkan.

Patung GWK sendiri adalah salah satu patung tembaga dengan teknik cor las terbesar di dunia.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved