Tiga Kali Berturut-turut Denpasar Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik se-Bali

Komisi Informasi Provinsi Bali menggelar Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik kepada PPID dan OPD

Tiga Kali Berturut-turut Denpasar Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik se-Bali
Istimewa
Penganugerahan Keterbukaan Infiormasi Publik kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Bali tahun 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bertempat di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (27/9/2018), Komisi Informasi Provinsi Bali menggelar Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Bali tahun 2018.

Dalam penganugerahan ini, Denpasar kembali menjadi yang terbaik dengan mengantongi nilai 850 dan capaian ini diraih tiga kali secara berturut-turut sejak tahun 2016 lalu.

Penganugerahan yang terdiri dari sembilan kategori ini, Denpasar mampu memaksimalkan delapan kategori dan bertenger di tiga besar yaitu peringkat pertama Kategori Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Kategori Perindustrian dan Perdagangan, Kategori Bidang PUPR, Kategori Bidang Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kategori Bidang Kepariwisataan, dan Kategori Bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Sedangkan untuk Kategori Bidang Keuangan dan Aset Daerah berada di peringkat kedua, dan Kategori Bidang Pendidikan berada di peringkat ketiga.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Bali, I Gede Agus Astapa mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari hari keterbukaan informasi yang diperingati setiap tanggal 28 September.

Secara umum pelaksanaanya bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar dari OPD di seluruh Bali, yang bersentuhan langsung dengan pelayanan serta menyangkut informasi publik.

"Kami hanya ingin memastikan bahwa keterbukaan informasi telah diterima masyarakat dengan baik," katanya.

Dengan adanya penilaian dan pemeringkatan ini, diharapkan PPID dan OPD Pemerintah tidak tersangkut sengketa keterbukaan informasi publik.

"Yang kami nilai adalah kepatuhan terhadap undang-undang keterbukaan informasi publik, sehingga kedepanya kasus sengketa keterbukaan informasi di organisasi pemerintahan dapat diminimalisir," harapnya.

Agus Astapa juga turut mengapresiasi Kota Denpasar yang mampu mempertahankan peringkat pertama keterbukaan informasi publik se-Bali tiga kali berturut-turut.

"Untuk Kota Denpasar kami sangat apresiasi karena telah mampu mempertahankan capaian terbaik tiga kali berturut-turut, dengan tetap memberikan layanan informasi yang cepat, tepat dan akuntabel kepada semua pihak, besar harapan kami daerah lain dapat meniru Pemkot Denpasar dalam hal pengelolaan keterbukaan informasi publik," ungkapnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved