Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Perkelahian di Denpasar

KELAHI Kelompok Pemuda Berujung Anarkis di Pemogan, 1 Orang Diamankan Polisi, Dipicu Gelas Pecah!

Polisi langsung bergegas mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. 

Tribun Bali/ISTIMEWA
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP keributan viral di Indekos Jalan Tunjung Biru, lingkungan Taruna Bineka, Pemogan, Denpasar Selatan. 

TRIBUN-BALI.COM – Sebuah pesta minuman keras (miras) di sebuah indekos Jalan Tunjung Biru, lingkungan Taruna Bineka, Pemogan, Denpasar Selatan, berubah menjadi ajang penyerangan mencekam, Minggu (26/4) dini hari. 

Insiden yang melibatkan kelompok pemuda ini mengakibatkan kerusakan kendaraan warga dan menimbulkan kepanikan bagi penghuni kos di lokasi kejadian bahkan viral di media sosial. 

Polisi langsung bergegas mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. 

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menjelaskan bahwa keributan ini bermula dari perselisihan sepele saat sekelompok pemuda sedang menenggak miras di kamar nomor 10.

Kejadian diawali ketika seorang saksi bernama Kristian alias Tian mengajak rekan-rekannya, yakni Andre Solo, Andre Nani, dan Ino Nani, untuk minum bersama sejak Sabtu tengah malam.

Baca juga: CUAN Potensial dengan Kembangkan 18 Desa Wisata, Pemkab Dongkrak Pariwisata di Badung Utara!

Baca juga: ASTAGA! Bule Diduga Maling Uang Sesari di Blahbatuh, Polsek Blahbatuh Masih Lakukan Penyelidikan 

"Pemicu utamanya adalah perselisihan antara Andre Nani dan Ino Nani dengan Andre Solo yang diduga di bawah pengaruh alkohol," ungkap Kanis Reskrim kepada Tribun Bali. 

"Saat sedang minum, Andre Solo tidak sengaja memecahkan gelas yang serpihannya mengenai kaki Ino Nani hingga terluka," sambungnya.

Ketegangan memuncak saat Ino mempertanyakan siapa yang memecahkan gelas tersebut lantaran pecahan gelas tersebut membuat kaki Ino terluka karena menginjaknya. Andre Solo mengaku kalau dia yang memecahkan yang kemudian memicu Andre Nani memukul Andre Solo. 

Meski sempat dilerai oleh Tian dan Andre Solo diminta pulang, masalah ternyata tidak selesai di sana. Sekitar satu jam kemudian, Andre Solo kembali ke lokasi dengan membawa bala bantuan sekitar 15 hingga 20 orang.

Iptu Azel menjelaskan bahwa situasi berubah menjadi anarkis ketika kelompok massa tersebut datang membawa senjata tajam jenis parang dan melakukan aksi lempar batu. Warga di lokasi, Ketut Arik, mengaku terbangun karena suara gaduh dan sempat mendengar suara letupan serta melihat orang-orang mengacungkan parang di depan gerbang. 

Ketegangan semakin menjadi ketika massa mengancam penghuni kos lainnya. "Para pelaku sempat berteriak mengancam akan mengeluarkan seluruh penghuni kos jika orang yang mereka cari di kamar nomor 10 tidak ditemukan," bebernya. 

Salah satu penghuni kos di kamar nomor 7 bahkan mengalami luka gores di perut, diduga akibat terkena lemparan batu atau kayu dari kelompok pelaku. 

Dampak dari aksi brutal tersebut, sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi DK 1302 ADF milik Chevy Agung Martadewa yang terparkir di lokasi menjadi sasaran amuk massa. 

Kaca belakang mobil tersebut pecah berantakan akibat hantaman batu. Chevy, sang pemilik, baru menyadari kerusakan kendaraannya pada pagi hari dan menemukan bongkahan batu masih berserakan di dalam kabin mobilnya. 

Ia mengaku tidak tahu-menahu soal konflik tersebut dan kini tengah menaksir kerugian materiil sekitar Rp1.500.000 sebelum memutuskan untuk melapor secara resmi.

Iptu Azel Arisandi menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas terhadap salah satu pelaku utama guna meredam situasi dan melakukan pengembangan kasus.

"Saat ini, salah satu pelaku atas nama Gregorius Andrean Solo alias Andre Solo sudah kami amankan di Mako Polsek Denpasar Selatan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," bebernya. (ian)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved