Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Perkelahian di Denpasar

CEKCOK 2 Kelompok Pemuda Berujung Ricuh & Saling Kejar Hingga Tabrak Motor, Ini Masalah Penyebabnya!

Insiden yang sempat memicu keresahan warga ini, dipastikan murni pertikaian antar kelompok, sekaligus menepis kabar miring terkait aksi pembegalan

Tayang:
Tribun Bali/Istimewa/Polresta Denpasar 
AMANKAN - Polsek Denpasar memfasilitasi jalan damai kedua kelompok yang bertikai. 

TRIBUN-BALI.COM - Personel Polsek Denpasar Selatan, bergerak cepat mengamankan dua kelompok pemuda yang terlibat keributan di kawasan Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu 2 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 01.02 Wita

Insiden yang sempat memicu keresahan warga ini, dipastikan murni pertikaian antar kelompok, sekaligus menepis kabar miring terkait aksi pembegalan di lokasi tersebut.

Peristiwa ini bermula saat dua kelompok pemuda, yang masing-masing terdiri dari sekitar empat orang asal Alor dan Kupang, tidak sengaja bersinggungan saat berada di kawasan Pantai Sanur.

Pertemuan tersebut memicu cekcok mulut yang memanas, hingga terjadi aksi pemukulan terhadap salah satu pemuda dari kelompok Alor.

Baca juga: CEKCOK Hingga Duel di Dermaga LCM, Sopir Kendaraan Diduga Travel Gelap Disebutkan Hendak Serobot!

Baca juga: LEDAKAN Dini Hari Kagetkan Warga, Ternyata Warung Sembako Ludes Terbakar di Karangasem!

DAMAI - Polsek Denpasar memfasilitasi jalan damai kedua kelompok yang bertikai di Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu 2 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 01.02 Wita
DAMAI - Polsek Denpasar memfasilitasi jalan damai kedua kelompok yang bertikai di Jalan Hang Tuah, tepatnya di sebelah timur traffic light SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu 2 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 01.02 Wita (Istimewa)

Merasa tidak terima rekannya dipukul, kelompok pemuda asal Alor kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok Kupang yang berusaha meninggalkan lokasi. 

Di sana, situasi semakin tak terkendali ketika salah satu pemuda nekat menabrakkan sepeda motornya ke arah kelompok lawan hingga menimbulkan kegaduhan di tengah jalan.

Keributan di dini hari tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar, masyarakat yang berdatangan kemudian berusaha mengamankan para pemuda yang bertikai agar tidak terjadi aksi anarkis yang lebih luas. 

Menyadari situasi yang genting, salah seorang warga segera melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center 110. Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) langsung terjun ke lokasi kejadian. 

Seluruh pemuda yang terlibat keributan tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Denpasar Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif dan klarifikasi.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa informasi yang sempat simpang siur di media sosial mengenai dugaan pembegalan di Jalan Hang Tuah adalah tidak benar. 

Berdasarkan pemeriksaan penyidik, kasus ini murni merupakan bentrokan fisik akibat kesalahpahaman.

“Kami luruskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan tindak pidana begal, melainkan kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda yang berujung keributan di jalan,” tegas AKP Agus Adi Apriyoga, pada Senin 4 Mei 2026.

Kapolsek menambahkan, bahwa setelah dilakukan mediasi di kantor polisi, kedua belah pihak akhirnya menyadari kesalahan mereka dan memilih untuk menempuh jalan damai. 

Kasus ini pun dinyatakan selesai tanpa berlanjut ke ranah hukum pidana yang lebih berat.

“Saat ini permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan saling memaafkan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali di kemudian hari,” jelasnya lebih lanjut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved