Prabowo Subianto Minta Ratna Sarumpaet Mundur dari Tim Pemenangan
Capres Prabowo Subianto meminta maaf kepada publik karena meneruskan kebohongan Ratna Sarumpaet
"Saya meminta Ibu Ratna Sarumpaet untuk mundur dari tim pemenangan," kata Prabowo.
Kendati demikian lanjut Prabowo, dirinya sangat menghormati dan menyayangi Ratna Sarumpaet.
"Saya hormat dengan beliau, saya sangat sayang pada beliau sebagai pribadi," kata Prabowo.
Mantan Danjen Kopassus itu juga mempersilakan berjalannya proses hukum terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet tersebut.
"Kami mempersilakan kalau ada proses hukum yang dilaksanakan. Silakan," ujar Prabowo.
Polisi Bakal Jerat Ratna
Polda Metro Jaya bakal segera memanggil Ratna Sarumpaet pasca dirinya mengaku berbohong soal dugaan penganiayaan yang menimpanya.
Ratna bakal diperiksa terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial.
Saat ini Ratna masih berstatus saksi.
"Nanti semuanya orang ya, saksi yang mengetahui, melihat akan dimintai keterangan. Dan ini berkaitan dengan kasus penyebaran berita bohong penyebaran berita di media sosial," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.
Argo mengungkapkan bahwa pihak kepolisian meningkatkan penyelidikan kasus ini ke tahap penyidikan.
Peningkatan status tersebut bakal dilakukan setelah pengumpulan keterangan saksi dan bukti.
"Makanya polisi kemudian melakukan langkah lidik dan memastikan benarnya seperti apa, itu pasti akan jadi pengembangan penyidikan," kata Argo.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengungkapkan pada 21 September 2018, Ratna Sarumpaet berada di RS Bedah Bina Estetika, Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat.
"Tim telah mendapatkan informasi bahwa Ibu Ratna Sarumpaet pada tanggal 21 September 2018 sore sekitar pukul 17.00 WIB beliau berada di RS Bina Estetika," ujar Nico Afinta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ratna-sarumpaet-akhirnya-jumpa-pers-mengakui-telah-mengarang-cerita-bohong_20181004_082935.jpg)