Terdengar Suara Berdesing Diikuti Kaca Pecah, Begini Cerita Peluru Nyasar di Gedung DPR
Tiba-tiba, terdengar suara berdesing yang diikuti bunyi kaca pecah. Setelah itu peluru juga terlihat menembus plafon ruangan.
Namun, peluru tersebut mengenai kerudung seorang tenaga ahlinya yang ruangannya berada di depan ruangan Bambang.
"Itu tadi kita lihat tenaga ahlinya Pak Bambang, itu juga sama dengan Pak Wenny Warouw, itu kemudian memakai kerudung dan dari kerudungnya itu tembus dari kiri ke kanan, nyaris, untung kepalanya tak kena," jelas Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad.
Usai kejadian, berdasarkan pantauan Kompas.com, pukul 16.20 WIB, sejumlah personel dari Tim Inafis Polri tampak masuk ke dalam ruangan dengan membawa peralatan identifikasi.
Hasil Penelusuran
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memastikan, peluru yang mengenai dua ruangan anggota DPR tersebut merupakan peluru nyasar.
Peluru berasal dari lapangan tembak Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) yang berada di samping Kompleks Parlemen.
"Intinya ada yang latihan menembak di lapangan tembak Perbakin yang kemudian pelurunya nyasar ke Gedung DPR," ujar Bambang saat jumpa pers, di Media Center DPR, Senin petang.
Bambang menuturkan, penembak merupakan anggota Perbakin Tangerang Selatan.
Ia pun menyerahkan proses hukum ke pihak yang berwajib.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, anggota Perbakin yang diduga meluncurkan peluru nyasar ke dua ruangan Anggota DPR, telah ditangkap, pada hari yang sama.
Nico mengatakan, pelaku berinisial I tersebut sedang dimintai keterangan dan senjata pelaku sudah disita pihak kepolisian.
"Kami menemukan anak peluru dan orang yang latihan, yang inisialnya I. Sedang kami ambil keterangan dan sudah kami bawa senjatanya," kata Nico saat konferensi pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin petang.
Berkaliber 9Mm
Kadiv Humas Mabes Polri sekaligus Ketua Perbakin DKI Jakarta Irjen Pol Setyo Wasisto menambahkan bahwa peluru yang mengenai ruang kerja dua anggota DPR berkaliber 9 milimeter.
"Jenis senjatanya kaliber 9 milimeter," ujar Setyo saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/10/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/peluru-nyasar_20181016_100935.jpg)