Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kucing Berpakaian Celuluk di The Garage House Bali Indonesian Cuisine Renon

Menggunakan tapel atau topeng celuluk, pakaian loreng-loreng lengkap dengan rambut panjang warna kuningnya.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Tribun Bali/Putu Supartika
Kucing berdandan halloween 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seekor kucing jenis Persia medium short hair menggunakan kostum layaknya celuluk.

Menggunakan tapel atau topeng celuluk, pakaian loreng-loreng lengkap dengan rambut panjang warna kuningnya.

Baca: Festival Jepang SMKN 5 Denpasar, Pengunjung Bisa Minta Apa Saja di Pohon Harapan

Baca: Masih Ada Peluang, Ini Skema Timnas U-19 Indonesia Lolos ke Perempat Final Piala Asia U-19

Baca: KAHMI Bali Gelar Konsolidasi, Pembangunan RICB dan Pendidikan Jarak Jauh Jadi Bahasan

Baca: EJC Ekonomi Unud Angkat Bisnis Online untuk Lomba Kording

Selain menggunakan kostum celuluk, di sekitar tempat pijakan kucingnya juga ada boneka bayi merah kecil, penjor, aneka sesajen berupa canang, daksina, dupa hingga bunga kamboja dan pacah air.

Clowy nama kucing ini dan ia ikut dalam lomba kostum halloween yang digelar dalam rangka Minggu Meong oleh Komunitas Bali Cat Lover di The Garage House Bali Indonesian Cuisine, Jalan Moh Yamin XI, Renon, Denpasar, Minggu (21/10/2018) sore.

Pemilik kucing, Menik Cendrawasih mengatakan bahwa tema yang ia bawakan dalam lomba ini yaitu Celuluk Taksu Bali.

Patung bayi berwarna merah diumpamakan sebagai tumbal.

"Ini bahan kostumnya semua bahan yang tidak terpakai. Ada pakai pelepah pisang untuk rambut-rambutnya ini, kita juga pakai canang sisa sembahyangan dari pura, baju kucingnya pakai kain perca," paparnya.

Biaya yang dikeluarkan pun tak lebih dari Rp 100 ribu.

Ia hanya membeli topeng seharga Rp 50 ribu, selendang, dan bunga pacah air.

"Tidak sampai sehari buatnya, hitungan jam sudah selesai. Darahnya kita pakai pewarna kue semuanya bahan daur ulang," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kucing miliknya ini baru pertama kali ikut lomba kostum halloween.

Selain si kucing, pemiliknya pun ikut berdandan halloween sesuai tema yang dibawakan.

Ada yang menggunakan kostum penyihir, ataupun drakula.

Ketua Komunitas Bali Cat Lover Bali, Denik Sukardi atau yang sering disapa Mak Ying mengatakan acara Minggu Meong ini merupakan wadah berkumpulnya para pecinta kucing.

Mereka akan berkumpul sebulan sekali setiap hari Minggu dengan tema tertentu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved