Unud Mengajukan Diri Jadi Tuan Rumah Pimnas PKM 2019
Universitas Udayana (Unud) mengusulkan diri menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas)
Laporan wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Universitas Udayana (Unud) mengusulkan diri menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada 2019 mendatang.
Hal itu dijelaskan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud, Prof. Dr. Ir. Made Sudarma, M.S.
"Terserah nantinya bagaimana visitasi, diterima di Bali (Unud) atau di tempat lain," katanya pada Rabu (24/10/2018) kepada Tribun Bali saat ditemui di Gedung Pascasarjana Lantai 3 Kampus Unud Sudirman, Denpasar, Bali.
Dalam pengajuan diri menjadi tuan rumah Pimnas PKM ini, terang Prof. Sudarma, harus mendapat rekomendasi dari rektor dan gubernur.
Saat ditanya apa keuntungan menjadi tuan rumah Pimnas PKM?
Prof Sudarma menyebutkan bahwa jika belum pernah menjadi tuan rumah maka Unud tetap akan berada pada klaster dua.
Perguruan tinggi yang berada pada klaster dua hanya memiliki jatah sebanyak 425 proposal PKM.
Hal ini berbeda dengan perguruan tinggi yang berada pada klaster satu yang mendapatkan jatah sebanyak 700 proposal PKM.
"Kalau klaster satu lumayan banyak lah," jelasnya.
Dalam tahap persiapan menjadi tuan rumah Pimnas PKM ini, jelasnya, masih dalam tahap penjajakan rancangan anggaran biaya (RAB).
Prof. Sudarma merinci RAB yang perlu dipersiapkan yakni dari rektorat Unud menyediakan dana sebanyak Rp 5 miliar, sementara kekurangan nantinya akan di-backup oleh Dikti sebanyak Rp 10 miliar.
"Mudah-mudahan dengan komitmen kita bersama ibu rektor bisa meningkatkan ini," harapnya.
Soal PKM, dijelaskan Prof. Sudarma bahwa saat ini Unud semakin berbenah.
Upaya tersebut dilakukan dengan menambah dana anggaran PKM sekitar Rp 1 miliar guna meningkatkan jumlah proposal yang dikirim ke Dikti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dosen_20170914_095328.jpg)