Kantin Sekolah Diusulkan Cek Sebulan Sekali, Buntut Keracunan Massal SDN 1 Abiansemal
Disdikpora Badung menyarankan memperketat pengawasan internal terhadap produk makanan dan minuman
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Mengantisipasi keracunan massal terulang lagi di lingkungan sekolah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung menyarankan memperketat pengawasan internal terhadap produk makanan dan minuman.
Dewan Badung juga menyarankan pengecekan makanan di sekolah dilakukan minimal sebulan sekali.
Kasus keracunan ini juga menjadi perhatian Komisi IV DPRD Badung yang membidangi terkait pendidikan.
Wakil rakyat ini berharap pemerintah melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh kantin di sekolah-sekolah, untuk memastikan higienitas barang-barang dagangan yang dijual kepada siswa.
Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra berharap pihak terkait perlu melakukan pengecekan terhadap kantin-kantin sekolah.
Bahkan ia mengatakan pengecekan itu harus dilakukan 1 bulan atau 2 bulan sekali.
Dengan pengecekan rutin tentu akan terpantau kualitas produk makanan atau minuman yang dijual kepada anak-anak.
“Kami berharap pemerintah terkait menyikapi ini secara serius, kasus ini kan sudah beberapa kali terjadi. Jadi bukan kali ini saja. Jadi, kami sarankan pemerintah dan sekolah bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) melakukan pengecekan rutin,” harapnya.
Dengan pengecekan ini, akan diketahui apakah produk yang dijual di kantin-kantin sekolah higienis atau tidak.
Kalau sudah berstandar, maka siswa akan aman saat mengonsumsinya.
Bila perlu, kata politisi Partai Golkar, bikin kantin sekolah yang representatif.
Artinya dari tempat bersih, kualitas makanan higienis.
“Intinya kedepannya perlu dipikirkan kantin yang layak dan menarik, ” terangnya.
Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, makanan dan minuman yang diperjualbelikan di lingkungan sekolah memang perlu dilakukan pengawasan oleh sekolah dan dinas terkait.
Sehingga siswa mengkonsumsi makanan yang layak dikonsumsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-puskesmas-abiansemal-i-merawat-siswa-sdn-1-dauh-yeh-cani-abiansemal_20181025_102753.jpg)