Why Always Spaso?
Kenapa harus selalu Spaso yang jadi sorotan? Hampir setiap laga, nama Spaso memang selalu jadi pembicaraan publik.
Penulis: Komang Agus Ruspawan | Editor: Irma Budiarti
Disusul kemudian Kadek Agung dan Brwa Nouri menggantikan Bachdim dan Taufik.
Spaso kembali jadi penyerang tengah.
Platje dan Lilipaly ke sayap.
Kadek Agung diplot sebagai gelandang serang.
Ternyata komposisi ini yang akhirnya membuat permainan Bali United kembali hidup.
Nouri tampil baik di tengah.
Platje juga lebih berbahaya dan atraktif menyerang dari sayap.
Alhasil Bali United bisa menghasilkan dua gol, untuk samakan kedudukan lewat tendangan geledek Andhika Wijaya dan Kadek Agung.
Tim kebanggaan kita selamat dari kekalahan!
Tapi hasil imbang di kandang ini jelas melenceng dari target awal.
Tambahan satu angka membuat langkah menuju juara menjadi semakin terjal.
Spaso juga kecewa.
Kecewa dengan hasil imbang dan keputusan pelatih.
Ia langsung menuju ruang ganti usai laga, dan tidak ikut tradisi menyanyikan chant di tengah lapangan.
Lagi-lagi ia mendapat sorotan fans atas sikapnya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilija-spaso_20181027_133123.jpg)