Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seusai Launching Album ke-9, Navicula Umumkan Bassist Baru

Setelah kepergian Made Indra akibat kecelakaan, kekosongan tempat Made diisi oleh Krishna.

Tayang:
Tribun Bali/Dayu Surya
Grup band Navicula saat perform di Hari Pahlawan di Plaza Renon, Denpasar, Sabtu (10/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah kepergian Made Indra akibat kecelakaan, kekosongan tempat Made diisi oleh Krishna.

Namun pergantian tersebut belum pernah diumumkan secara langsung ke publik sampai album ke-9 diluncurkan.

Robi menyampaikan, semua part untuk bass di album ini sudah diisi oleh Made.

“Dan kecelakaan itu terjadi satu hari setelah dia selesaiin untuk take part-nya,” ujar Robi saat ditemui sebelum perform.

Album ini digarap sejak tahun lalu sebelum mereka melakukan tour ke Australia.

“Jadinya ini semuanya semacam kayak kita kasih monumental untuk Made, terakhirnya dia,” imbuh Robi.

Khrisna pun hadir menggantikan posisi Made dengan ikut di beberapa tour terakhir Navicula.

“Sebenarnya kita sudah menetapkan dia dari beberapa tour kemarin. Kita ngadain tour sama Khrisna di 16 kota di Indonesia, dari Aceh sampai Ambon. Tour Eropa enam negara kita udah ngajak dia. Ya, jadi kita udah semacam kayak, ya mungkin dia yang paling pas. Untuk album Eartship ini pun dia yang lay out cover-nya,” terangnya.

Di launching album ini, Navicula juga mengucapkan terima kasih kepada Khrisna atas kerja samanya selama ini.

“Jadi bisa dibilang dia sudah kita tetapkan menjadi pemain walaupun kita belum announcer secara publik. Tapi kita emang planning habis launching ini, karena launching album ini memang untuk Made, kita fokus di situ aja. Tapi kita emang rencana, habis album ini keluar, kita mau announcer Khrisna, seperti itu,” jelasnya lagi.

Album ke-9 yang diberi judul Eartship atau kapal bumi ini berisi sepuluh lagu yang berjudul Di Depan Layar, Biarlah Malaikat, Nusa Khatulistiwa, Ibu, Dagelan Penipu Rakyat, Tentang Harga Diri, Serahkan Dirimu Pada Cinta, Emilly, Saat Semua Semakin Cepat Bali Berani Berhenti, dan Lagu Sampah.

Launching yang diadakan di Colony Plaza Renon ini bertepatan dengan hari Pahlawan, yakni 10 November 2018.

“Kita suka Hari Pahlawan karena menurut kita pahlawan adalah orang yang memberi kontribusi pada lingkungannya, pada masyarakatnya, pada dirinya sendiri, pada nusa, pada bangsa kan? Dan kita terinspirasi dari orang-orang yang seperti itu,” urai Robi lagi.

Peluncuran album ini dilakukan di dua venue, di dalam dan luar Colony dengan versi full band dan akustik.

Di tengah-tengah konser, Navicula juga memberi kejutan kecil dengan hadirnya Rio Sigit di sela-sela penonton dengan terompetnya.

Konser yang juga menghadirkan Made Mawut dan Zat Kimia ini ditutup dengan Lagu Sampah. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved