Petugas Pasang Portal di 5 Titik, Cegah Masuknya Truk Penambang Pasir Liar
Petugas memasang portal penghalang di lima titik ruas jalan masuk menuju Eks Galian C di wilayah Desa Gunaksa
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Habis sudah kesabaran Satpol PP Klungkung bermain kucing-kucingan dengan para penambang pasir liar.
Petugas memasang portal penghalang di lima titik ruas jalan masuk menuju Eks Galian C di wilayah Desa Gunaksa, Tangkas, dan Gelgel, Rabu pagi (12/12/2018).
Namun demikian, ternyata masih saja ada truk yang bisa masuk ke kawasan Eks Galian C untuk menambang pasir.
Setelah ditelusuri, ternyata belum ada portal yang dipasang di barat jembatan atau tepatnya di jalur menuju jalan eksisting Pelabuhan Gunaksa.
Di lokasi itulah, truk penambang pasir liar masih bebas beraktivitas.
Portal berupa beton, justru tampak terpasang di sisi selatan jembatan atau tepatnya di Eks Galian C, wilayah Desa Tangkas.
Kepala Satpol PP Klungkung, I Putu Suarta menjelaskan, pemasangan portal di lima titik dilakukan di dua titik di Desa Tangkas tepatnya di sisi selatan dan utara jembatan Bypass Prof Ida Bagus Mantra, dua titik di Gunaksa, dan satu titik di Dusun Dukuh, Desa Gelgel.
Portal yang dipasang berupa buis dari beton yang dibuat pemanen untuk menghalangi masuknya truk.
"Kami tidak pungkiri kami selalu kucing-kucingan dengan para penambang pasir liar. Setiap hari ada saja yang nekat menambang pasir di sana. Seperti kemarin, kami sita sekop, pengayak, dan sandal penambang yang ditinggal begitu saja ketika kami datang," ujar Putu Suarta.
Karena sempat ada penolakan dari oknum warga di Desa Tangkas terkait pemasangan portal ini, Satpol PP juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat, termasuk dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Tangkas.
"Kami koordinasi dengan aparat terkait, tadi pemasangan portal berjalan aman dan lancar. Semoga hal ini membuat penambang pasir liar tidak beraktivitas lagi di Eks Galian C," jelasnya.
Waspada Dirusak
Meskipun telah dilakukan pemasangan portal, Satpol PP Klungkung berjanji akan tetap melakukan patroli rutin untuk mengawasi aktivitas penambang liar di Eks Galian C.
"Kami akan terus awasi jangan sampai portal itu juga dirusak," ungkap Kepala Satpol PP Klungkung, I Putu Suarta.
Ia mengaku masih kekurangan personel dalam melakukan patroli dan pengawasan di Klungkung.
Jumlah personel patroli Satpol PP Klungkung sebanyak 17 orang dan dibagi menjadi empat regu.
Menurutnya jumlah personel tersebut masih kurang, jika dibandingkan dengan luasan wilayah dan jumlah penduduk.
"Ya jelas jumlah itu masih kurang. Sementara yang keliling dengan mobil patroli itu 9 orang. Itupun belum maksimal dan tidak bisa mengawasi selama 24 jam," ungkap Putu Suarta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/truk-tampak-beraktivitas-di-eks-galian-c-klungkung-tepatnya-di-wilayah-gunaksa-klungkung.jpg)