Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Komang Harik Adi Putra Raih Medali Emas 18th World Pencak Silat Championship 2018

Komang Harik Adi Putra (24) berhasil meraih medali emas untuk Indonesia di 18th World Pencak Silat Championship 2018

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi | Editor: Irma Budiarti
Komang Harik Adi Putra
Komang Harik Adi Putra saat berada di podium menerima penghargaan OCBC Arena, Singapore Sports Hub, Singapore. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pesilat asal Bali, Komang Harik Adi Putra (24) berhasil meraih medali emas untuk Indonesia di 18th World Pencak Silat Championship 2018, di OCBC Arena, Singapore Sports Hub, Singapore, tanggal 13-16 Desember 2018.

Setelah sukses mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2018, pemuda asal Denpasar ini kembali menorehkan prestasinya di kejuaraan pencak silat internasional.

Medali emas dapat ia peroleh setelah mengalahkan atlet pencak silat Thailand di babak final kelas E putra 65-70 kg Mingguh (16/12/2018) kemarin.

Saat dihubungi Tribun Bali, Senin (17/12/2018), perasaan senang dan bangga ia sampaikan karena berhasil meraih target yang ia inginkan.

Ia berujar bahwa pertandingan yang ia lalui di kejuaraan tersebut sangat sengit.

“Perasaan bangga dan senang bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, gold medal. Pertandingan sangat sengit karena di penyisihan kedua ketemu Malaysia, semifinal ketemu Singapore tuan rumah dan final ketemu Thailand,” ujarnya.

Medali emas tersebut ia persembahkan untuk Indonesia, Bali, perguruan Bakti Negara serta keluarganya.

Pemuda berkulit sawo matang ini bercerita saat bertanding ia tidak menemukan kendala dan pertandingan berjalan dengan lancar.

Ia merasa semua lawan yang ia hadapi memiliki kekuatan yang sama rata dan sama-sama bagus.

Walau sudah pernah mengikuti World Pencak Silat Championship 2016, namun perasaan gugup maupun grogi tetap ia rasakan.

“Kalau gugup sama grogi pasti ada, itu saya berusaha menghilangkannya agar waktu main bisa maksimal. Grogi saat main cara menghilangkannya dengan tarik nafas tiga kali dan berdoa yakin saya pasti bisa,” ujarnya.

Pemuda yang pernah meraih medali perunggu di SEA Games 2017 ini juga menghubungi orang tuanya sebelum bertanding untuk meminta doa restu.

Bisa mengibarkan bendera merah putih di negara lain merupakan momen atau pengalaman yang paling berkesan baginya di 18th World Pencak Silat Championship 2018, dan ia mengaku sempat merasa terharu akan hal tersebut.

“Menang dan juara 1, saya terharu banget bisa mengibarkan Bendera Indonesia ke tiang tertinggi, saya merasa bangga banget, apalagi waktu nyanyi lagu Indonesia Raya itu membuat saya merinding, banyak punya teman juga,” kata pemuda yang bekerja di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali ini.

Setelah kejuaraan tersebut ia berujar akan melakukan latihan lebih giat lagi agar kekurangan yang ia miliki dapat diperbaiki dan ditingkatkan, sementara kelebihan yang ia miliki dapat dipertajam lagi.

Komang mengaku bahwa dirinya siap jika dipanggil kembali untuk membela Indonesia pada Kejuaraan Pencak Silat lainnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved