Wiki Bali
TRIBUN WIKI: Ini 8 Jenis Rujak yang Wajib Dinikmati saat Liburan ke Bali
Ketika mendengar namanya, maka pikiran kita akan langsung membayangkan kuah pindang yang rasanya nikmat.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Anda penggemar rujak?
Rujak apa saja yang sudah pernah anda nikmati?
Jika anda kebetulan berlibur ke Bali, coba deh nikmati beberapa varian rujak ini.
Dijamin pasti akan membuat anda puas dan ketagihan.
Yuk cermati delapan rujak berikut.
Ketika mendengar namanya, maka pikiran kita akan langsung membayangkan kuah pindang yang rasanya nikmat.
Kuah pindang merupakan air rebusan ikan yang dipindang.
Bumbu rujak dan buah yang telah dipotong-potong disiram dengan kuah pindang.
Rujak ini akan semakin nikmat bila dinikmati saat cuaca panas.
2. Rujak Boni
Bahan utama rujak ini sudah pasti buah boni. Buah ini bentuknya bulat kecil-kecil berbatu.
Bahan-bahannya pun sama dengan rujak pada umumnya yaitu asem, gula, cabai, terasi bakar yang diulek.
Setelah bumbu rujak diulek ditambahkan dengan buah boni.
Ulek kembali bumbu tersebut bersamaan dengan buah boni.
Rujak ini akan lebih nikmat jika ditambah dengan es batu.
3. Rujak Cuka
Ciri khas rujak ini tentu saja cukanya, karena namanya saja rujak cuka.
Cara membuatnya pun sangat gampang.
Ulek dahulu bumbu rujak, tambahkan cuka, lalu campur dengan buah yang akan dipakai rujak.
Tambahkan sedikit air dan rujak cuka siap untuk disantap.
Karena cuka rasanya asam, maka rujak ini akan terasa agak asam.
4. Rujak Gula Pasir
Rujak jenis ini juga sama seperti rujak pada umumnya.
Yang membedakan yaitu ada tambahan gula pasir dalam membuat rujak ini.
5. Rujak Gula Bali
Sama dengan rujak gula pasir, rujak gula bali hanya menggunakan tamabahan gula enau dalam bumbu rujak.
Gula enau ini diulek bersama bumbu lainnya lalu ditambahkan sedikit air.
Buah yang sudah dipotong kemudian dibaluri dengan bumbu yang berisi gula enau ini.
Rasanya pun akan membuat lidah bergoyang.
6. Rujak Bulung
Bulung merupakan bahasa Bali yang artinya rumput laut.
Rujak ini sangat khas di Bali dengan bahan dasar tentu saja rumput laut.
Sebelumnya rumput laut ini direbus lalu ditiriskan.
Nantinya rumput laut yang sudah direbus dicampur ke dalam bumbu rujak.
Agar lebih nikmat bisa juga ditambah dengan kuah pindang.
7. Rujak Buluan
Rujak ini ngehits tahun 2017 awal dan banyak yang menyebutnya dengan rujak kekinian.
Rujak ini memang sangat berbeda dengan rujak pada umumnya yang bisa ditemui di Bali.
Bahan utamanya yaitu rambutan yang dalam istilah balinya disebut buluan.
Untuk membuat rujak ini sangat simpel.
Kupas rambutan, lalu pisahkan daging dari bijinya.
Setelah itu masukkan pada mangkok, tambahkan garam, gula, cabai yang diiris, air secukupnya serta perasan jeruk nipis.
Rujak kekinian pun siap di santap.
Agar lebih segar bisa diisi es batu atau ditaruh dalam pendingin.
8. Rujak Uyah Sera
Rujak ini adalah jenis rujak yang paling simpel.
Cara pembuatannya pun sangat gampang.
Siapkan garam, terasi bakar, dan cabai secukupnya.
Campur bahan tersebut lalu gerus hingga halus.
Untuk menikmatinya, bisa dicampur pada potongan buah lalu diaduk atau bisa dengan cara mencocol buah pada bumbu lalu dimakan.
Bagaimana? Apakah anda sudah meneteskan air liur? (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kuah-pindang_20160420_202856.jpg)