Dua Orang Hilang Secara Misterius di Hutan, Muncul Dugaan-dugaan ini Setelah Hilang 6 Hari
Dua Orang Hilang Secara Misterius di Hutan, Muncul Dugaan-dugaan ini Setelah Hilang 6 Hari
Pencarian Jaswan berlanjut sampai Selasa (18/12/2018) pagi.
Wakil Bupati (Wabup), Muslizar MT turun ke Dusun Mata Ie memantau upaya percarian.
Di lokasi sudah ada Kepala BPBD, Amiruddin, Kapolsek Babahrot, Iptu Rizal Firmansyah, Kepala Desa Alue Peunawa Bahagia, personel Polsek dan Koramil Babahrot, petugas BPBD, Satgas SAR, Tagana, Dinas Sosial, Anggota RAPI, serta ratusan masyarakat dan pihak keluarga.
Tapi ada yang aneh karena sekira pukul 07.00 WIB, beberapa warga hendak mencari dikejutkan dengan ditemukan tiga potong kayu reng hasil olahan dalam posisi tersandar pada jembatan Alue Thoe, Dusun Mata Ie.
Kayu reng tersebut sepertinya baru diletakkan di lokasi karena bekas Lumpur yang berlepotan masih sangat baru.
Padahal, kayu tersebut tidak tampak di lokasi itu pada Senin malam ketika sibuk dilakukan upaya pencarian.
“Dari pengakuan beberapa pekerja, kayu ini ditarik oleh Jaswan dari pengunungan,” kata Keuchik Gampong Alue Peunawa, Bahagia kepada Serambinews.com.
Tapi, anehnya, Jaswan tidak ada di lokasi. Segera saja Keuchik Bahagia mengeluarkan instruksi kepada warga melalui pengeras suara di masjid untuk mencari Jaswan.
Namun, setelah disisir sampai di rumah-rumah kosong, pondok sawah dan tempat-tempat yang sering dikunjungi, Jaswan tidak ditemukan.
Berkembang dugaan bahwa Jaswan telah turun dari gunung pada Selasa subuh setelah tersesat dalam perjalanan sejak Senin sore.
Diduga, setelah meletak kayu yang ditarik di atas jembatan di Dusun Mate Ie, Jaswan terkejut ketika melihat mobil aparat yang parkir di lokasi.
“Barang kali dia (Jaswan) berpikir, sedang dilaksanakan razia kayu tebangan liar, kemudian dia memilih bersembunyi di suatu tempat sekitar lokasi perkampungan warga,” kata salah seorang warga sambil tersenyum.
Dugaan ini diamini Keuchik Gampong Alue Peunawa, Bahagia.
Barang kali karena kuat dugaan kalau Jaswan sudah berada di sekitar kampung, akhirnya tim pencari termasuk ratusan warga bergeser dari lokasi sejak Selasa sore.
“Benar, atas perintah Wabup, kami sudah bergeser dari lokasi Dusun Mata Ie. Kalau dugaan warga itu benar, kita minta Jaswan segera keluar untuk kembali menemui anggota keluarga di rumah,” kata Amiruddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-hilang_20161207_184455.jpg)