Keluarga Nur Khamid Ceritakan Perilaku Bule Inggris Yang Dinikahi Anaknya Selama di Kampung
Sebagian besar warganet menganggap Nur Khamid sangat beruntung karena mendapatkan wanita asing nan cantik jelita.
"Dia (Polly) itu orangnya tidak macam-macam. Makan itu juga tidak minta pakai lauk, daging apa gitu, cuma pakai sayuran hijau-hijau," tutur Juwariyah.
Juwariyah mengaku, keluarganya kesulitan berkomunikasi dengan menantunya tersebut, kecuali Nur Khamid yang sudah lancar berbahasa Inggris.
Tapi, sejauh ini, mereka berhasil menjalin komunikasi meski terpaksa pakai bahasa isyarat tubuh.
"Ngobrol-nya ya dia pakai bahasa Inggris, dia bilang apa, saya cuma iya, iya, saja. Terus lebih banyak pakai bahasa isyarat," ucap Juwariyah tertawa.
Juwariah menyebut, Polly terlihat nyaman selama berada di kampung halaman Nur Khamid dan menjadi bagian keluarga besarnya. Polly sudah menganggapnya sebagai orangtuanya sendiri.
"Tiap kali diajak ke sini dia senang, sudah kayak di rumah sendiri. Kemarin dia datang terus tiduran, terus makan ambil sendiri," ungkap dia.
Ia dan keluarga tidak pernah menyangka sama sekali akan memiliki menantu bule.
Anaknya sudah 6 tahun bekerja dan tinggal di Bali.
Ia memaklumi, Pulau Dewata memang banyak dikunjungi warga asing hingga anaknya mendapat pasangan hidup bule.
"Saya senang saja, kebetulan anaknya juga mau, ya sudah kita nikahkan," kata Juwariyah. Diberitakan sebelumnya, foto pernikahan Nur Khamid (26) dan Polly Alexandria Robinson (21) viral di media sosial dua hari terakhir.
Keduanya yang bertemu di Bali itu memutuskan menikah secara agama (siri) di Dusun Gaten, Desa Ketunggeng, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (16/12/2018) lalu.
Sebagian besar warganet menganggap pria itu beruntung karena mampu mempersunting gadis nan cantik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Nur Khamid, Pria asal Magelang yang Nikahi Bule Inggris..."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nur-khamid.jpg)