Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sempat Meninggal Selama 5 Menit, Perempuan Muda Ini Ceritakan Apa Yang Telah Dialaminya

Awal kisahnya dia ceritakan ketika tiba-tiba jatuh pingsan ketika dia dan teman-temannya tengah bersiap makan di luar.

Editor: Eviera Paramita Sandi
KELUARGA LORA
Lora koma selama tiga hari di rumah sakit. Ia mengatakan tak pernah mengira mengidap kelainan jantung. 

Banyak di antaranya tak akan mendapatkan gangguan jantung, namun sebagian di antaranya terungkap ketika mengalami henti jantung (cardiac arrest).

Karena tingkat diagnosis rendah, mayoritas kelainan tak terdeteksi, seperti yang terjadi dengan dan Wilkinson, pemain tim junior klub sepak bola Hull.

Minim Informasi

Dan meninggal dunia tiba-tiba saat bermain di lapangan. Ayah dan ibunya mengatakan tak percaya Dan meninggalkan mereka di usia yang masih sangat muda.

Apalagi bagi orang tuanya, sebagai atlet, Dan adalah anak muda yang sehat dan bugar. Ayah Dan, Barry, mengatakan belakangan mereka baru tahu ada persoalan kesehatan dengan anaknya.

"Dan punya masalah jantung yang sangat, sangat serius. Tapi tak ada yang mengatakan masalah itu, baik ke Dan maupun ke kami," ungkap Barry.

"Dia merasa seperti orang normal. Bermain di lapangan, menyelesaikan babak pertama, istirahat dan main lagi di babak kedua. Di babak kedua, dia pingsan dan meninggal dunia," kata Dan.

Belakangan diketahui Dan mengidap apa yang disebut ARVC (arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy), yang menyebabkan dinding jantung melemah dan bisa memicu henti jantung.

Elijah Behr, guru besar dan ahli jantung di Universitas London, mengatakan ada sekitar 1.500 anak-anak muda yang meninggal dunia secara mendadak di Inggris.

"Mereka meninggal karena kondisi jantung bawaan. Tantangan bagi kami adalah, siapa yang menderita gangguan jantung tersebut dan bagaimana mencegah mereka meninggal mendadak," kata Behr.

Ia mengatakan para ahli mencoba menentukan latar belakang masalah genetika yang mungkin menjadi penyebab.

"Terutama untuk kasus-kasus, di mana kami tak menemukan jawaban setelah dilakukan otopsi. Yang kami lakukan adalah, mengumpulkan informasi dan mengaitkannya dengan catatan medis keluarga, agar bisa dicegah kematian mendadak di kalangan anak-anak muda," kata Behr.

Beberapa dokter menyarankan pemeriksaan wajib bagi anak-anak muda agar kelainan bisa dideteksi lebih dini.(*)

Artikel ini sudah tayang di BBC Indonesia dengan judul Kisah perempuan muda yang meninggal dunia selama lima menit

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved