Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

UPDATE- Tinggi Gunung Anak Krakatau Semula 338 Meter, Tinggal 110 Meter, Ini Penjelasannya

Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau menunjukkan adanya penurunan tinggi Gunung Anak Krakatau, Jumat (28/12/2018).

Editor: Rizki Laelani
tribunnews
Status Gunung Anak Krakatau meningkat jadi level III (siaga) hari ini, Kamis (27/12/2018), terdengar suara dentuman beberapa kali. 

Saat ini letusan bersifat impulsif, sesaat sesudah meletus tidak tampak lagi asap yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau.

Terdapat dua tipe letusan, yaitu letusan Strombolian dan Surtseyan.

Potensi bahaya dari aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau dengan kondisi saat ini yang paling memungkinkan adalah terjadinya letusan-letusan Surtseyan.

Letusan jenis ini karena terjadi dipermukaan air laut, meskipun bisa banyak menghasilkan abu, tapi tidak akan menjadi pemicu tsunami.

Potensi bahaya lontaran material lava pijar masih ada.

Dengan jumlah volume yang tersisa tidak terlalu besar, maka potensi terjadinya tsunami relatif kecil, kecuali ada reaktivasi struktur patahan/sesar yang ada di Selat Sunda.

Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 28 Desember 2018, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tetap Level III (Siaga). (*)

Artikel ini ditulis Daryono telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved