Kongres PSSI Bali

Kongres PSSI di Bali Tak Bahas Rangkap Jabatan Hingga Kasus Match Fixing? Begini Kata Ratu Tisha

Publik banyak mempertanyakan rangkap jabatan di tubuh PSSI. Namun demikian, PSSI tidak akan membahas masalah rangkap jabatan

Kongres PSSI di Bali Tak Bahas Rangkap Jabatan Hingga Kasus Match Fixing? Begini Kata Ratu Tisha
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Publik banyak mempertanyakan rangkap jabatan di tubuh PSSI.

Namun demikian, PSSI tidak akan membahas masalah rangkap jabatan tersebut pada Kongres Tahunan di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Badung, Minggu (20/1) hari ini.

Dalam daftar pengurus PSSI sekarang, sejumlah pejabat tinggi diketahui merangkap jabatan.

Seperti halnya Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, yang kini juga menjadi Gubernur Sumatera Utara, dan Djoko Driyono selaku Wakil Ketua Umum menjadi pemilik saham Persija Jakarta.

Ada pula Iwan Budianto, Kepala Staf Ketua Umum PSSI, yang juga menjabat sebagai CEO Arema FC.

"Tidak dibahas (rangkap jabatan), dikarenakan itu salah satu pertanyaan yang sudah dua tahun yang lalu ditanyakan," ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Sabtu (19/1).

Baca: Kawal Polri Berantas Mafia Bola, 14 Elemen Fans Klub Akan Gerudug Kongres PSSI di Bali

"Secara statuta (PSSI), tidak ada yang mengatur hal tersebut (rangkap jabatan), jadi apabila tidak ada pelanggaran secara statuta, maka tidak diperlukan dibahas," sambungnya.

Kasus match fixing yang sedang membidik para pelaku sepak bola di Indonesia juga tak akan dibahas.

Dua pengurus PSSI, Johar Lin Eng (Exco) dan Dwi Irianto (Anggota Komdis), sudah ditangkap oleh Satgas Anti Mafia Bola bentukan Polri.

"Belum sampai ke sana," Ratu Tisha menambahkan.

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved