Adu Jangkrik di Jalan Ahmad Yani Utara, Agung Gede Meninggal di Tempat
Laka Lantas kembali terjadi, Senin (21/1/2019) di Jalan Ahmad Yani Utara Peguyangan tepatnya di depan Bali Gede Ban Km 8 Denpasar.
Penulis: Busrah Ardans | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali Busrah Ardans
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Laka Lantas kembali terjadi, Senin (21/1/2019) di Jalan Ahmad Yani Utara Peguyangan tepatnya di depan Bali Gede Ban Km 8 Denpasar, sekitar pukul 16.00 WITA sore tadi.
Kecelakaan lalu lintas itu pun merenggut satu orang pengendara motor yang terlibat 'adu jangkrik' dengan satu unit pengemudi mobil truk.
Korban yang beridentitas I Gusti Gede Agung Sunaha diketahui meninggal di tempat setelah mengalami luka berat di kepala yakni pada dahi kanan, luka robek, serta kepala pecah yang berarti Cidera Kepala Berat (CKB).
Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Adi Sulistyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan kronologi bermula saat kedua kendaraan datang dari arah berlawanan, motor korban DK 6762 PJ berasal dari Selatan menuju Utara dan mobil truk Engkel DK 8807 DS dari Utara ke Selatan.
"Awalnya pengendara Yamaha Mio DK 6762 PJ bergerak dari arah Selatan ke Utara, sedangkan mobil Truck Engkel DK 8807 DS bergerak dari arah Utara ke Selatan.
Setibanya di TKP, pengendara mobil Truck Engkel hendak mendahului mobil, pada saat mendahului mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga terjadi tabrakan korban yang bergerak dari arah Selatan ke Utara," kata Adi.
Kini, tambah Kasatlantas, pengendara truk sudah diamankan polisi.
"Pengendara atas nama Nofrianus Naibano telah kami amankan. Dia hanya mengalami kerusakan material pada truk," tambahnya.
Baca: Alami Kecelakaan hingga Mobilnya Terbalik, Pangeran Philip Terancam Dituntut karena Alasan Ini
Baca: 5 Korban Kecelakaan di Denpasar, Ada yang Tak Sadarkan Diri Hingga Patah Kaki
Sementara itu, salah satu saksi yang coba dikonfirmasi Tribun Bali, yakni Wirya Arthana mengakui dirinya sempat berada di sekitar lokasi dan melihat korban.
"Iya tadi, pas saya pulang sekolah. Saya lihat, kok ada ramai-ramai makanya mampir. Ternyata ada kecelakaan. Terus saya lihat korban laki-laki sudah ditutup sama koran wajahnya dan kata warga, dia sudah meninggal dunia," jelas Wirya.
Dia juga menjelaskan, dari cerita yang diketahuinya, sebuah truk datang dari arah Utara menuju Selatan namun tidak melihat-lihat saat sedang mendahului.
"Iya itu truk angkut elpiji katanya, dia dari arah utara ke selatan terus dia lambung tapi enggak lihat-lihat ada motor dari selatan ke utara makanya 'adu jangkrik," jelas dia.
Saat dilihatnya, korban berperawakan tua dan mengendarai sepeda motor sendiri.
"Iya kelihatannya orang tua. Dia sendirian naik motor," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bpbd-denpasar-mengevakuasi-korban-kecelakaan-sore-tadi.jpg)