Setelah Bebas, I Wayan Sudirta Sebut Permohonan Ceramah Ahok di Bali Sudah Banyak
Bahkan dirinya yang seharusnya ke sana sebulan sekali menjadi empat bulan sekali karena banyak yang antre.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hari ini, Kamis (24/1/2019) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi bebas dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
Setelah menjalani masa tahanan selama dua tahun ia kini resmi bisa menghirup udara bebas.
Menurut pengacara Ahok, I Wayan Sudirta sampai hari terakhir penahanannya, Ahok banyak dikunjungi oleh tokoh-tokoh agama dari berbagai agama maupun suku.
Bahkan dirinya yang seharusnya ke sana sebulan sekali menjadi empat bulan sekali karena banyak yang antre.
"Antre orang kesana, Ahok benar-benar dicintai oleh banyak tokoh," kata Sudirta saat acara Doa Masyarakat Bali untuk Basuki Tjahaja Purnama di Inna Bali Hotel, Denpasar.
Setelah bebas, Sudirta mengatakan ada tiga hal yang akan dilakukan oleh Ahok.
Pertama Ahok akan membuat tempat di daerah yang bisa melihat rakyat Jakarta.
Di tempat itu ia akan menerima tamu, maupun temannya.
Ahok juga akan menulis buku.
Dan yang ketiga ia akan ceramah ketika yang mengundang tak mungkin ditolak.
"Sampai hari ini permohonan ceramah dari Bali sudah banyak tapi belum bisa dijawab," katanya.
Sudirta juga mengatakan banyak tawaran dari berbagai bisnis yang masuk dan banyak yang ingin menggunakan Ahok, tapi Ahok menolak.
"Yang menarik apakah dia akan berpolitik? Jika Ahok ditanya dia tak mau jawab. Dia tidak akan mau bicara soal politik. Tapi menurut saya berdasarkan literatur yang saya baca politik itu candu. Gagal bangkit, gagal bangkit lagi," katanya.
Ia juga percaya pasti akan ada banyak kejutan yang akan ditunjukkan oleh Ahok dan yang tahu hanya Ahok sendiri.
Sementara itu, terkait rencana Ahok menikah setelah bebas, Sudirta mengatakan tidak tahu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ahok-sudah-bebas.jpg)