Kisah Ani Yudhoyono Muda, Secangkir Kolak yang Dibawa SBY Dibuat Banyak Agar Cukup Sekeluarga
Meskipun dalam kondisi keuangan pas-pasan, Pak SBY dan Ibu Ani selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya.
Sampai di rumah, (bubur itu) diberikan kepada Ibu Ani untuk diolah kembali dengan menambahakan santan, gula merah dan pandan agar jumlah bubur kacang hijau semakin banyak dan bisa disantap bersama keluarga.”
Banyak orang yang tergelitik oleh tulisan itu.
Terbukti, munculnya sebuah tanggapan dari salah satu orang yang berkomentar di postingan tersebut.
“Saat ini masih banyak keluarga yang mengalami hal seperti Pak SBY dulu, lho.”
Baca: Reaksi Bule Tahu Kecilnya Gaji di Indonesia: Kok Bisa Hidup Ya?, Intip UMP 2019 di 33 Provinsi
Baca: Seperti Ini Wawan Sipder-Wan Gagalkan Penalti Eksekutor Persela, Ada Gerak Tipu dan Ketenangan
Baca: 3 Jam Bertahan Selamatkan Cucu dari Terjangan Banjir, Nyawa Sang Nenek Justru Tak Tertolong
ANI YUDHOYONI DI MATA MENANTU
Annisa Pohan menjadi salah satu orang yang paling sedih dengan keadaan Ani Yudhoyoni.
Beberapa waktu lalu, Annisa mengunggah potret lawasnya bersama ibu mertuanya itu.
Dari foto tersebut, terlihat bahwa Annisa sangat akrab dan kompak dengan ibu mertuanya.
Annisa Pohan menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan foto lawas dengan sang mertua.
Annisa memanggil Ani Yudhoyono dengan panggilan Memo.
Ternyata, sosok Memo sangat berarti bagi Annisa. Bahkan, disebutkannya sang ibu mertua merupakan jantung keluarga mereka.
Hal itu diungkapkan Annisa melalui unggahan instagram pribadinya pada 22 Desember 2018.
Selain menjadi jantung keluarga, Annisa juga membeberkan perlakuan ibu mertuanya selama 13 tahun dirinya membina rumah tangga dengan Agus Yudhoyono.
Annisa mengaku bersyukur memiliki ibu mertua seperti Ani.
Bahkan, berkali-kali ia menegaskan bawha Ani adalah mertua terbaik di dunia.