Jelang Karya di Pura Besakih, Kamar Penitipan Jenazah di RSUD Sanjiwani Gianyar Overload

Jelang Karya di Pura Besakih, kamar penitipan jenazah di RSUD Sanjiwani Gianyar overload

Jelang Karya di Pura Besakih, Kamar Penitipan Jenazah di RSUD Sanjiwani Gianyar Overload
Tribun Bali/Eri Gunarta
Suasana kamar jenazah RSUD Sanjiwani, Gianyar, Selasa (26/2/2019). 

Itu berarti masih hanya menyisakan 7 kamar saja.

Upeksa tak menampik, biasanya setiap menjelang odalan di Pura Besakih, kamar jenazah di RSUD Sanjiwani overload, yakni mencapai 30 sampai 35 jenazah.

“Memang belum penuh, tapi kemungkinan dalam beberapa waktu dekat ini, kami tak tahu bagaimana,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau supaya masyarakat yang keluarganya meninggal pada momen menjelang piodalan di Pura Besakih, supaya mencari alternatif lain selain menitipkan jenazah di RSUD Sanjiwani.

Misalnya, kata dia, seperti yang dilakukan beberapa warga dengan cara ‘nyulubin’ atau menguburkan jenazah di malam hari, tanpa ngedik kukul dan sebagainya.

Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya overload.

“Himbauan kami, kalau bisa nyulubin lah,” himbaunya pada masyarakat.  

Tempat Kurang Representatif
Direktur Utama RSUD Sanjiwani Gianyar, Ida Komang Upeksa kamar jenazah yang dimiliki RSUD Sanjiwani juga belum representative, yakni, belum memiliki pendingin yang tepat, sebelum dipulangkan seharusnya jenazah diupacarai di sini.

Namun hal tersebut belum ada. Ke depan, hal ini akan dianggarkan supaya RSUD Sanjiwani memiliki kamar jenazah yang refresentatif.

“Tempat kami belum layak. Ke depan kami akan rancang supaya representatif, artinya memiliki pendingan yang bagus supaya tidak pengap, juga ada tempat berdoa sebelum jenazah dipulangkan,” ujarnya. (*) 

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved