Bali Paradise

Kopi Angklung Kini Hadir di Bali, Kamu Bisa Menikmatinya di Cafe 70º Fahrenheit Koffie Bali

Cafe 70º Fahrenheit Koffie Bali menyediakan beberapa kopi asli Indonesia dari seluruh penjuru tempat di Indonesia, dari Sabang hingga ke Merauke

Kopi Angklung Kini Hadir di Bali, Kamu Bisa Menikmatinya di Cafe 70º Fahrenheit Koffie Bali
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Suryadi Suryadhamma (kiri), pemilik Cafe 70º Fahrenheit Koffie Bali, saat menunjukkan piagam penghargaan bersama Setra Yohana yang merupakan produsen Kopi Angklung. 

Setra Yohana yang merupakan petani dan produsen Kopi Angklung mengatakan, kopinya ditanam di tengah hutan di wilayah Bandung.

Pasalnya kopi yang bagus harus mendapatkan cahaya 70 persen bukan 100 persen.

Bahkan biji kopi yang dihasilkan masih bulat utuh sehingga aroma kopi sangat bagus.

“Kopi ini dihasilkan hanya 180 kilo sekali panen. Bahkan kopi tidak menyangkut di leher dan mimiliki cita rasa aroma bunga,” paparnya.

Kopi yang mendapatkan penghargaan The Best 1st Arabica Natural" melalui ajang penghargaan Indonesian Specialty Coffee Contest (KKSI) 10th ini, nantinya akan dinikmati oleh masyarakat Bali dan wisatawan agar bisa menikmati kopi yang diolah dengan proses yang sempurna.

Baca: Merawat Toleransi Antar Umat Agama Lewat Mural di Rurung Kampung Bugis

Baca: Persiapan Logistik Pemilu 2019 di Badung Masuk Proses Pemilahan & Penghitungan Ulang Surat Suara

“Kami ingin memperkenalkan kopi ini di Bali karena selain banyak wisatawan, masyarakat Bali juga banyak yang penikmat kopi. Selain itu bisa mensuport petani kopi yang ada di Bali untuk selalu meningkatkan kwalitasnya,” tungkasnya.

Ia menjelaskan semua jenis kopi mendapatkan "Sentuhan Tradisional dengan Gaya Modern" (traditional touch with modern style).

Cafe 70º Fahrenheit Koffie Bali menyediakan beberapa kopi asli Indonesia dari seluruh penjuru tempat di Indonesia, dari Sabang hingga ke Merauke.

Selain itu, pihaknya juga memiliki produk-produk unggulan Kopi Nusantara terbaik.

Salah satunya kopi dari Gunung Patuha, Jawa Barat yang disebut dengan "Black Honey".

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved