Fakta Kasus Mutilasi Guru Honorer, Selesai Intim Korban Minta Rp 100 Ribu, Cekcok hingga Berkelahi

Aris Sugianto (23) dan Azis Prakoso telah mendekam di sel Polda Jatim terkait kasus pembunuhan dan mutilasi guru honorer asal Kediri,

Editor: Rizki Laelani
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Aris Sugianto (23), dan Azis Prakoso, tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto. 

Aris dan korban melakukan hubungan intim keempat di ruangan di warung di Jalan Surya, Sambi, Ringinrejo, Kediri, Selasa (2/4/2019) silam.

Usai hubungan badan, terjadi percekcokan.

Percekcokan itu ditengarai karena Aris tidak mampu membayar uang yang diminta korban.

“Karena Aris tidak bisa memberi uang, korban marah-marah,” terangnya.

Karena saat itu telah pukul 22.00 WIB, Aziz tidak tahan dengan suara percekcokan yang terdengar cukup kencang itu.

Aziz yang berada di luar kamar berniat menegur korban.

“Saat diingatkankan Aziz, korban tidak terima. Malahan korban bilang ini bukan urusan kamu,” terangnya.

3. Korban Menampar dan Sabetkan Golok

Korban tidak hanya membantah teguran Aziz. Korban juga menampar pipi Aziz.

“Tak terima, Aziz juga membalas,” ungkapnya.

Tiba-tiba korban mengambil golok sepanjang 10 sentimeter yang tergeletak di tempat duduk atau bale di depan warung.

Korban menyabetkan golok itu ke arah Aziz.

“Tapi Aziz bisa menangkis,” lanjutnya.

4. Balasan Aziz

Usai menangkis, Aziz berhasil merebut golok dari tangan korban.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved