2 Pesawat B737-8 Max Masih Grounded di Bandara Ngurah Rai, Boeing Lakukan Hal Ini

Dua pesawat Boeing 737-8 Max hingga saat ini masih di-grounded di di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

2 Pesawat B737-8 Max Masih Grounded di Bandara Ngurah Rai, Boeing Lakukan Hal Ini
Istimewa
Lion Air Boeing 737 MAX. Dua pesawat Boeing 737-8 Max hingga saat ini masih di-grounded di di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dua pesawat Boeing 737-8 Max hingga saat ini masih di-grounded di di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Status grounded atau larang terbang sementara ini sesuai arahan Ditjen Hubud Kemenhub RI beberapa waktu lalu.

“Kami masih menunggu arahan dari kantor pusat. Arahan dari Kantor DKPPU, Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara,” jelas Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusra, Elfi Amir, Kamis (18/4/2019).

Ia menegaskan, sampai saat ini belum ada perubahan, pesawat Boeing 737-8 Max masih di-grounded.

Pesawat Lion Air B737 Max 8 registasi PK-LQF posisi di parking stand 53 Apron Selatan.

Sementara PK-LQO posisi di parking stand 47 Apron Selatan.

Baca: Kenapa Flashdisk Tiba-tiba Rusak? Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Baca: Curhat Pilu Hilda Vitria Yang Terus Dicibir, Kehilangan Pekerjaan Hingga Putus Dari Billy Syahputra

Dikonfirmasi terpisah, Dirjen Hubud Kemenhub RI, Polana B Pramesti menyampaikan hal yang sama, khususnya grounded terhadap 11 pesawat B737-8 Max.

“Masih (grounded) dan sudah jadi grounded until further notice (UFN). Kami masih menunggu klarifikasi dari United States Federal Aviation Administration (FAA) untuk rekomendasi kami terhadap Boeing 737 Max 8 di Indonesia, menyusul kecelakaan Maskapai Ethiopia pada awal Maret dan Lion Air JT610,” jelas Polana.

Sebelumnya, CEO Boeing Dennis Muilenburg mengaitkan kedua kecelakaan pesawat (Ethiopia dan Lion Air) itu dengan aktivasi yang salah dari maneuvering characteristics augmentation system (MCAS).

Baca: Tahukah Kamu Jika Infused Water Tak Selalu Baik? Ini Penjelasannya

Baca: Panglima TNI & Kapolri Akan Tindak Tegas Upaya Mengganggu Ketertiban Masyarakat

Guna mengatasi dan meminimalisasi kesalahan MCAS, Boeing selaku pabrikan pesawat B737 MAX, merilis update software untuk varian pesawat tersebut.

Software itu untuk sementara disetujui oleh otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Admisnitration (FAA), sembari Boeing melakukan penyempurnaan.

Selain merilis pembaruan software, Boeing juga mewajibkan pilot-pilot diberikan training atau pengetahuan tentang perbedaan B737 NG dengan B737 MAX lebih dini, yakni pada tahap sebelum mereka mendapatkan rating B737.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved