Kebakaran di Bandara Ngurah Rai Diduga Akibat Korsleting Listrik

Insiden kebakaran di area terminal keberangkatan domestik diduga bermula dari percikan api akibat korsleting listrik di ATM Center

Kebakaran di Bandara Ngurah Rai Diduga Akibat Korsleting Listrik
dokumentasi BPBD Badung
Petugas tengah memadamkan api yang berkobar di area dalam bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (19/4/2019) sore. Tim Damkar dari pos Kunti, Majapahit, Kuta Selatan pun diluncurkan ke lokasi, bahkan pos dari damkar Mengwi juga ikut turun. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Insiden kebakaran di area terminal keberangkatan domestik diduga bermula dari percikan api akibat korsleting listrik di ATM Center yang berada di samping pintu masuk khusus karyawan.

“Tadi ada salah satu pos listrik, namanya AHU (Air Handling Unit) yang diduga jadi sumber (kebakaran) kemungkinan korsleting. Untuk memastikan, tim Labfor kepolisian akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Haruman Sulaksono, saat konferensi pers, Jumat (19/4/2019) malam kemarin.

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 16.50 Wita dan berhasil dipadamkan 17.20 Wita dengan mengerahkan 14 unit mobil damkar baik dari AP I, Dinas Damkar Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar.

Akhirnya Tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar dan Inafis Polda Bali selesai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Area Keberangkatan Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (20/4/2019) sekira pukul 12.30 Wita tadi.

Baca: Kapolda Bali Jadi Orang Ketiga Penerima Gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Udayana

Baca: UPDATE dari KPU Real Count Pilpres 2019, Jokowi- Amin Masih Tertinggal di 5 Provinsi ini dari O2

Dengan membawa peralatan Labfor yang sebelumnya dibawa masuk, mereka langsung meninggalkan lokasi usai melakukan olah TKP.

“Tadi lebih kurang kami 3,5 jam lebih dari pukul 09.00 Wita tadi. Semua tadi diobservasi oleh tim kami,” ungkap Kasubid Fisika Komputer Forensik Labfor Cabang Denpasar, AKBP Anang Kusnadi kepada media saat ditanya mengenai hasil observasi.

Disinggung apa saja yang diobservasi oleh timnya, AKBP Anang Kusnadi menyampaikan melakukan pengamatan di bekas dinding atau plafon yang terbakar, alur kabel dan lainnya.

“Kami lakukan pengecekan di ruangan kontrol panel listrik tadi,” jawabnya.

Apakah sudah ada kesimpulan, ia mengaku masih menunggu informasi lanjutan.

Baca: Ini Trik Belajar Ala Atika Sari Devi, Sampai Membuat Anak Keduanya Suka Sekali Mengerjakan PR

Baca: Penelitian Ini Membuktikan, Kebahagiaan Memiliki Pasangan Dapat Dilihat dari Mata

“Kami belum sampai ke sana yang jelas itu dulu. Di lokasi kontrol panel saja tadi. Dan kami tunggu informasi lanjutan. Dugaan sementara belum ada,” jawabnya singkat sembari memasuki mobil.

Sejumlah petugas dari Bank Mandiri, Bank BNI dan BRI membuka loker tempat Digital Video Recorder atau DVR kamera CCTV disimpan. 

Tak lama berselang, DVR tersebut dibawa oleh masing-masing petugas bank itu. 

“Iya kami disuruh ambil DVR-nya, perintahnya begitu tadi,” ucap seorang petugas saat ditanyai tribun-bali.com.

Baca: Tes Kepribadian: Baca Karakter Lewat Caramu Memegang Smartphone, Kamu Si Efisien atau Pemalu?

Baca: Penelitian Sebut Depresi pada Remaja Akibat Media Sosial, Instagram Bakal Hapus Fitur Like?

Sementara itu, Communication and Legal Section Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim dikonfirmasi terpisah di area Keberangkatan Terminal Domestik membenarkan hal tersebut.

“Iya benar itu untuk dan bagian dari investigasi. Karena percikan awal api dari visual kan ada api dari atas ATM Center. Itu CCTV semua kita ambil sebagai bahan kelengkapan dan pendukung investigasi kita dengan Puslabfor dan AP I,” ujar Arie.

Pihaknya juga membenarkan perihal kedatangan tim Puslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar yang melakukan olah TKP di lokasi dugaan awal sumber korsleting listrik hingga munculnya percikan api dan meluas mengakibatkan kebakaran.

“Tadi Puslabfor sama tim investigasi internal Angkasa Pura I sudah melakukan penyisiran. Fokus kita tadi di kontrol panel Air Holding Unit (AHU) yang diduga menjadi sumber api kemarin. Dan juga menyisir sistem elektrikal yang ada di bandara. Tetapi olah TKP ini belum final masih ada lanjutan,” jelas Arie.

(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved