Pemilu 2019

Pascapemilu 2019, KPU Mencatat 91 Anggota KPPS Meninggal Dunia, Jusuf Kalla Usulkan Ini

Hingga Senin (22/4/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, ada 91 anggota KPPS meninggal dunia usai bertugas.

Pascapemilu 2019, KPU Mencatat 91 Anggota KPPS Meninggal Dunia, Jusuf Kalla Usulkan Ini
Tribun Bali/Ragil Armando
Suasana coblosan di di TPS 03 Banjar Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Pemungutan suara telah berakhir.

Namun ada cerita duka yaang tersisa setelah pemilu 2019 berlangsung.

Pasca-pemungutan suara yang berlangsung pada 17 April 2019, satu per satu petugas keamanan dan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dilaporkan meninggal dunia.

Hingga Senin (22/4/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat, ada 91 anggota KPPS meninggal dunia usai bertugas.

Jumlah ini tersebar di sejumlah daerah di 15 provinsi di Indonesia.

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan, anggota KPPS yang meninggal maupun sakit diduga mengalami kelelahan usai menjalankan tugas saat pemungutan dan penghitungan suara.

"Sebagian besar karena kelelahan dan kecelakaan," ujar Viryan, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam.

Tak hanya itu, 374 anggota KPPS dilaporkan sakit.

Jumlah ini juga tersebar di sejumlah daerah di 15 provinsi.

Selain anggota KPPS, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, hingga Senin (22/4/2019), jumlah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang meninggal dunia mencapai 26 orang.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved