Breaking News:

Sering Dianggap Sama, Berikut Perbedaan Penyu dengan Kura-Kura

Banyak orang sering menganggap penyu adalah kura-kura karena wujudnya yang mirip, padahal keduanya spesies yang berbeda

Twitter/Adam Nasym
Seorang petugas pembangunan bandara Maafaru, Maladewa, menelepon di depan seekor penyu hijau meletakkan telur di landasan pacu. 

TRIBUN-BALI.COM - Hari penyu sedunia sebenarnya dirayakan setiap tanggal 23 Mei sejak tahun 2000 guna mendorong manusia tergerak menyelamatkan spesies terancam punah ini.

Namun sebelum kita bertindak untuk menyelamatkan penyu, ada baiknya kita lebih mengenal spesies ini.

Penyu sering sekali dianggap sama dengan kura-kura.

Banyak orang sering menganggap penyu adalah kura-kura karena wujudnya yang mirip.

Padahal keduanya merupakan spesies berbeda, hanya berasal dari ordo yang sama, yakni Testudinata.

Ada banyak hal yang sebenarnya bisa membedakan penyu dengan kura-kura.

Baca: Anjing Positif Rabies Serang Tiga Warga di Dawan Kelod, Berturut-Turut Kasus Rabies di Klungkung

Baca: Dika Bakal Datangkan Bunga dari China, Taman Bunga Celosia Semakin Ramai Dikunjungi

Habitat dan cara bertelur

Dilansir dari Kompas.com dari Telegraph edisi (28/9/2015), habitat keduanya sangat berbeda.

Meski sama-sama hidup di dua alam, air dan darat, namun masing-masing memiliki tempat favorit.

Penyu lebih suka hidup di perairan, khususnya air laut. Induk penyu hanya akan berjalan ke pantai untuk bertelur dan setelah itu langsung akan meninggalkan telurnya untuk kembali ke laut.

Sementara kura-kura lebih suka hidup di daratan di banding air. Mereka biasanya berada di air, khususnya air tawar.

Berbeda dengan penyu yang segera meninggalkan telur, kura-kura akan melindungi telur-telurnya sampai menetas dan berada di dekat bayinya sampai dianggap bisa hidup sendiri, rata-rata sampai 80 hari setelah kelahiran.

Bentuk tubuh

Karena penyu menghabiskan lebih banyak waktu berada di air, penyu mahir dalam berenang.

Kemampuan ini ditunjang dengan keberadaan sirip, kaki berselaput dan cakar panjang untuk membantu penyu memanjat ke permukaan air.

Baca: Bagaimana WNA Rusia Mendapat Hewan Langka di Bali? BKSDA Klaim Banyak Ungkap Penyelundupan

Baca: 18 Penyu Hijau Hasil Sitaan Dilepasliarkan BKSDA di Pantai Kuta

Sementara kura-kura tidak memiliki semua itu. Sebaliknya, kura-kura memiliki cangkang sangat kuat untuk melindungi diri dari pemangsa.

Kura-kura cenderung memiliki kaki pendek yang kuat dengan cakar panjang untuk menggali tanah.

Makanan

Penyu adalah pemakan segala, mereka bisa makan tumbuhan laut dan hewan laut seperti ikan kecil, ubur-ubur, dan serangga seperti cacing tanah.

Sementara kura-kura adalah herbivora, mereka hanya memakan rumput, buah-buahan, sayuran, dan bunga.

Sebuah laporan ilmiah menemukan, kura-kura mampu mengonsumsi hingga 200 jenis tanaman berbeda sepanjang tahun.

Baca: Lutung Merah Langka Diamankan BKSDA, Ditemukan dalam Keadaan Sakit dan Dehidrasi

Masa hidup

Penyu mampu hidup selama 60 sampai 70 tahun. Sebaliknya umur kura-kura bisa lebih panjang hingga 80 sampai 150 tahun.

Para ahli mengatakan, sebagian besar kura-kura yang hidup di penangkaran bisa mencapai umur lebih dari 100 tahun.

Kura-kura tertua di dunia adalah kura-kura raksasa Seychelles yang hidup di pulau Saint Helena. Kura-kura yang diberi nama Jonathan ini masih hidup di usia 187 tahun. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sama-sama Bisa Hidup di 2 Alam, Kenali Bedanya Penyu dan Kura-kura"
Penulis : Gloria Setyvani Putri

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved