Gunung Agung Terkini

Abu Vulkanik Sempat Terdeteksi di Ruang Udara Bandara Ngurah Rai, Ini Penerbangan Yang Dibatalkan

Tiap airlines operator juga melaksanakan safety assesment untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangannya.

Abu Vulkanik Sempat Terdeteksi di Ruang Udara Bandara Ngurah Rai, Ini Penerbangan Yang Dibatalkan
Tribun Bali / Rizal Fanany
Dokumentasi - Aktivitas operasional di apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (14/7/2018) 

 TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Dampak terjadinya erupsi Gunung Agung hari Jumat (24/5/2019) malam, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali menyatakan terdapat beberapa penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dibatalkan.

“Kami akan terus mengupdate kondisi terkini mengenai erupsi Gunung Agung, data kemarin malam memang ada penerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dibatalkan,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, Sabtu (25/5/2019).

Baca: Gunung Agung Kembali Erupsi, Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Sempat Terganggu

Polana menambahkan terdapat empat penerbangan menuju Bandara yang dibatalkan dan lima keberangkatan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dibatalkan sesuai dari keputusan safety assesment airlines bersangkutan.

Polana juga menghimbau kepada seluruh pihak terkait untuk terus melakukan koordinasi dan memantau terus dampak erupsi Gunung Agung, dan apabila menggangu keselamatan penerbangan maka untuk operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Raidapat ditutup sementara.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Elfi Amir menjelaskan secara terpisah bahwa kemarin malam terjadi hujan abu vulkanik ringan, dan kondisi masih berlangsung sampai dengan pukul 01.00 WITA dinihari.

Terdeteksi abu vulkanik pada ketinggian sekitar 4000-5000 meter di ruang Udara Bandara Ngurah Rai dengan intesitas sedang tapi agak tersebar. 

Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal dan petugas ATC Tower dari AirNav Indonesia Cabang Denpasar melaksanakan pemanduan pesawat secara tactikal menghindarkan pesawat masuk ke area yang terpapar debu vulkanik.

Elfi Amir mengimbau kepada para pengguna jasa angkutan udara agar tidak panik terhadap dampak erupsi Gunung Agung, sebab dalam menanggulangi bencana, abu vulkanik, bandara telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selain itu tiap airlines operator juga melaksanakan safety assesment untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangannya.

“Penumpang tidak perlu panik, karena kita sudah memiliki SOP dan kontigency plan jika terjadi hujan abu vulkanik. Sebab pemerintah melalui Ditjen Hubud tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” terangnya. 

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved