Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Eggi Sudjana Diduga Alami Claustrophobia Karena Ditahan di Sel Sempit, Bagaimana Efeknya?

Tersangka Eggi Sudjana mengaku mengalami fobia tempat sempit dan halusinasi dalam rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Imanuel Nicolas Manafe
Eggi Sudjana. 

TRIBUN-BALI.COM – Rabu kemarin (29/5/2019) Politisi partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, membesuk Eggi Sudjana di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Usai membesuk kepada para wartawan, termasuk wartawan Tribunnews.com, Fadli Zon mengatakan, "Selnya (Eggi Sudjana) itu (berukuran) 3x1 meter dan (Eggi Sudjana) ada riwayat penyakit macam-macam yang saya kira bisa juga ini fobia terhadap tempat sempit sehingga bisa ada halusinasi," kata Fadli Zon di Polda Metro Jaya, Rabu.

Tersangka Eggi Sudjana mengaku mengalami fobia tempat sempit dan halusinasi dalam rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya.

 Fobia tempat sempit dalam bahasa ilmiahnya adalah Claustrophobia.

Claustrophobia sering disebabkan oleh peristiwa traumatis yang dialami selama masa kanak-kanak.

Misalnya, orang dewasa dapat mengembangkan claustrophobia jika, sebagai seorang anak, mereka : 

* Pernah dikurung di ruangan sempit

* Pernah mengalami penindasan atau dilecehkan

* Memiliki orang tua dengan claustrophobia

Orang-orang yang terkena claustrophobia akan selalu menghindari ruangan sempit.

Seperti lift, terowongan, kereta tabung dan toilet umum.

Beberapa orang dengan claustrophobia mengalami kecemasan ringan ketika berada di ruang terbatas, sementara yang lain mengalami kecemasan parah atau serangan panik.

Pengalaman yang paling umum adalah perasaan atau takut kehilangan kendali.

Gejala claustrophobia

Serangan panik sering terjadi pada orang dengan claustrophobia. Mereka bisa sangat menakutkan dan menyedihkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved