Woodball Denpasar Matangkan Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019, Ini Para Atletnya

Sebanyak 12 atlet woodball putra dan 12 atlet woodball putri yang masuk ke dalam tim bayangan Woodball Denpasar mengikuti TC tersebut.

Woodball Denpasar Matangkan Persiapan Menghadapi Porprov Bali 2019, Ini Para Atletnya
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketua Pengkot Indonesia Woodball Association (IWbA) Denpasar, I Ketut Sumajaya di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Bali , Senin (3/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Woodball Denpasar kini tengah mematangkan persiapannya menghadapi Porprov Bali 2019.

Ketua Pengkot  Indonesia Woodball Association (IWbA) Denpasar, I Ketut Sumajaya mengatakan bahwa TC untuk Porprov Bali 2019 telah digelar sejak April 2019 kemarin.

Sebanyak 12 atlet woodball putra dan 12 atlet woodball putri yang masuk ke dalam tim bayangan Woodball Denpasar mengikuti TC tersebut.

 “Untuk persiapan Porprov Bali 2019 di Tabanan kami dari Denpasar sudah mulai melakukan TC sejak April. Tim bayangan untuk sekarang ini ada 12 putra dan 12 putri. Dan sampai saat ini kita masih dalam tahap bongkar pasang (promosi dan degradasi),” ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Senin (3/6/2019).

 Ia berkata para atlet tersebut melakukan latihan empat kali seminggu, dan latihan difokuskan pada fisik serta mental bertanding.

“Pertama memang fisik itu utama, karena jika fisik tidak kuat maka atlet tidak akan dapat mencapai hasil yang maksimal, terus secara psikologi dan mental, kita berencana juga akan mengadakan semacam try in dengan atlet woodball Buleleng atau Tabanan untuk menambah mental tanding mereka,” katanya

 Sumajaya melihat bahwa kelemahan atlet woodball Denpasar sejak dulu ialah pada mental bertanding sehingga try in ataupun latih tanding sangat diperlukan agar dapat melatih mental bertanding mereka.

 “Kami melihat atlet kami itu kelemahannya di mental bertandingnya, mental petarungnya kurang, jadi mereka harus banyak jam bertanding agar mereka menghadapi lawan itu lebih tenang dan lebih nyaman karena di woodball itu ketenangan sangat menentukan, jadi ketenangan itu yang utama ,” lanjutnya

Try in ataupun latih tanding  tersebut rencananya akan berlangsung pada Juni atau Juli 2019.

Ia berujar, pada Porprov Bali 2019 nanti kabupaten Buleleng dirasanya akan menjadi saingan atau lawan terkuat dari Denpasar, namun ia optimistis Denpasar dapat menghadapi kabupaten tersebut dan meraih target yang diberikan oleh KONI Denpasar untuk Porprov Bali 2019 nanti yaitu menjadi juara umum di cabang olahraga woodball.

“Buleleng, Buleleng semakin kuat tapi saya optimis Denpasar dapat menjadi juara umum, karena di woodball itu kemungkinan semua bisa terjadi. Kalau pun kabupaten Buleleng tetap mendominasi namun atletnya tidak tetap itu artinya atlet itu masih silih berganti, karena memang juga permainan woodball ini sangat besar juga ditentukan oleh faktor keberuntungan, walalupun dia latihan bagus tapi mentalnya pada saat bertanding down itu sangat berpengaruh , disamping itu memang faktor keberuntungan juga ada , “ucap pelatih woodball Denpasar ini.

Berikut 12 atlet putra dan 12 atlet putri yang masuk kedalam tim bayang woodball Denpasar,

Putra : Berto, Agus Prawira, Widiyasa, Suwarjana Putra, Kuncoro, Rama Smara, Ivan, Komang Wahyu Trisna, Ketut Wiranatha, Artana, Oka Sanjaya dan Riski Ananda.

Putri : Widi, Resmi, Ariftia, Manik, Cahaya, Jessyka, Yuliasih, Emmy, Melian, Ratih,  Dewi, Lidya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved