Beban Pikiran yang Terlalu Berat Bisa Memicu Stres, Beberapa Hal Ini Perlu Anda Lakukan
Beban pikiran yang terlalu berat bila tidak dikelola dengan baik, seseorang bisa stres dan depresi
TRIBUN-BALI.COM - Semakin bertambahnya usia, semakin besar pula tanggung jawab seseorang atas kehidupannya.
Besarnya tanggung jawab itu sering menjadi beban pikiran.
Jika pikiran tersebut tidak dikelola dengan baik, seseorang bisa stres dan depresi.
"Di situ kita mulai merasa melewatkan banyak hal, menghindari banyak hal, mudah marah, dan berusaha keras bertahan baik dengan pekerjaan, rumah atau hubungan," kata psikolog Scott Bea, PsyD.
Lalu, bagaimana untuk berhenti terlalu banyak berpikir agar tidak stres?
1. Lakukan saja
Ketika ada banyak hal di dalam pikiran, hal-hal yang harus kita lakukan seolah memenuhi pikiran kita, seperti detik jam yang selalu berjalan.
Terkadang, cara terbaik menghindari stres dari sana adalah dengan menyelesaikannya.
Seberat apapun kegiatan tersebut menyita mental -seperti untuk berbelanja, membalas email, olahraga, membuat janji dengan dokter- berhentilah terlalu banyak berpikir, cukup selesaikan pekerjaanmu.
"Ketika kita mulai mengerjakan tumpukan pekerjaan tersebut alih-alih mengabaikannya, ketegangan kita akan berkurang dan kepercayaan diri kita meningkat," kata Bea.
2. Atur jadwal
Kita semua paham, mengambil aksi tidaklah semudah menjentikkan jari dan mewujudkannya. Agar setiap rencana berjalan sesuai rencana, Bea merekomendasikan untuk menempatkan rencana tersebut pada sebuah kalender.
- Rencanakan segala hal: jangan hanya menjadwalkan seperti rapat atau jadwal janjian. Isi waktu luang dengan sedikit beban tugas yang memenuhi pikiranmu. Jangan lupa jadwalkan kegiatan yang menyenangkan, seperti liburan, dan juga yang tidak terlalu menyenangkan, seperti melengkapi persyaratan kerja atau membereskan rumah.
- Selalu berpegang pada kalender. Jadikan benda ini sebagai alat untuk membantumu mengurangi pikiran berlebih. Atau, lewati tugas tersebut.
Jika kamu terus menerus menghindari sesuatu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, tanya dirimu sendiri, apakah kamu memang harus menyelesaikannya? Jika tidak, coret tugas tersebut dari daftarmu agar tidak membebani pikiran.
- Jika merasa kapasitas kepalamu sudah terlalu penuh, maka saatnya melepaskan beban-beban pikiran yang tidak perlu.
"Banyak orang merasa lelah memikirkan hal-hal yang harus mereka selesaikan, padahal hal-hal tersebut sebetulnya bisa dilepaskan," kata Bea.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-stress_20150507_091537.jpg)