Belum Ditangani, Senderan Jebol di Pinggir Sungai Loloan Medewi Dikeluhkan Warga
Senderan jebol di pinggir sungai Banjar Loloan, akibat longsor itu belum dibenahi oleh pemerintah desa setempat atau Pemkab Jembrana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Belum Ditangani, Senderan Jebol di Pinggir Sungai Loloan Medewi Dikeluhkan Warga
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Beberapa warga mengeluhkan senderan jebol di pinggir sungai Banjar Loloan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana.
Senderan jebol akibat longsor itu belum dibenahi oleh pemerintah desa setempat atau Pemkab Jembrana.
Warga pun mengeluhkan hal ini, dan meminta untuk segera dilakukan penanganan.
Dari pengamatan di lapangan, senderan jebol itu, yakni dari jalan mulai timur jembatan Medewi hingga ke utara menuju banjar Loloan Desa Medewi.
Malahan, di kawasan itu penduduknya cukup padat.
Ironisnya, kondisi jalannya sangat rusak dan banyak yang berlubang.
Baca: Anggota Dewan Terima Enam Kali Uang Representasi, Setwan Tabanan Siapkan Anggaran Jasa Pengabdian
Baca: 25 Hektare Lahan Pertanian Jadi Perumahan Tiap Tahun, Lahan Produktif Denpasar Sisa 2.170 Ha
Informasi warga, senderan itu jebol terjadi sejak beberapa bulan lalu.
Senderan jebol terjadi saat banjir menggenangi kawasan tersebut.
Karena sangat penting, warga meminta pemerintah agar segera memperbaiki senderan yang juga terhubung dengan jalan Kabupaten di Medewi itu.
Warga khawatir akan terjadi apa-apa ketika melintas di jalan tersebut.
"Kabarnya memang sudah diusulkan. Tapi entah bagaimana, kok ya, tidak ada tanggapan," ucap salah seornag warga ditemui Tribun Bali, Minggu (17/6/2019) kemarin.
Baca: Lady Bikers Bayar Cash Saat Launching, Astra Motor Bali Luncurkan Honda CB650R Neo Sport Cafe
Baca: Gudang Sabut Kelapa Ketut Yudiana di Jembrana Ludes Dilalap Si Jago Merah
Ia mengaku bahwa perbaikan senderan dan jalan kabupaten sepanjang hampir 2 km yang rusak tersebut sudah diusulkan ke Pemkab Jembrana.
Hanya saja, belum ada tanggapan, belakangan pun diketahui sudah tiga kali diusulkan.
"Kok malah dialihkan ke tempat lain. Kami hanya minta pemerintah desa atau kabupaten hot mix jalannya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-senderan-jebol-di-pinggir-sungai-banjar-loloan.jpg)