Amerika 'Warning' Turki Soal Beli Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia, Kini Peringatkan India

Setelah memperingatkan Turki untuk membatalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, Amerika kini peringatkan India

Amerika 'Warning' Turki Soal Beli Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia, Kini Peringatkan India
Via alaraby.co.uk
Sistem pertahanan rudal jarak menengah S-400 Rusia. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON - Setelah memperingatkan Turki untuk membatalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, Amerika kini peringatkan India untuk kasus serupa.

Sebelumnya, Turki yang tetap ngotot untuk memborong sistem pertahanan udara S-400 asal Rusia menjadi pemantik Amerika menerapkan sejumlah sanksi. 

Amerika pun kini melobi India untuk mencegah pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia

Dilansir dari Kompas.com, belum berhasil membujuk Turki untuk meninggalkan kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia, kini AS juga memperingatkan India.

Washington mendesak India untuk tidak membeli sistem rudal buatan Rusia.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS memperingatkan agar India maupun sekutu dan mitra Amerika Serikat lainnya untuk tidak melakukan pembelian S-400.

"Sehubungan dengan S-400, kami mendesak semua sekutu dan mitra kami, termasuk India, untuk tidak melakukan transaksi dengan Rusia yang berisiko memicu sanksi CAATSA," kata pejabat yang tak disebutkan namanya.

Pernyataan pejabat itu merujuk pada undang-undang 2017 yang mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang membeli persenjataan dari Rusia.

"Ini adalah saat di mana kami akan mendorong India untuk mencari alternatif (selain S-400)," tambah pejabat itu, dikutip Russian Times, Jumat (21/6/2019).

Peringatan itu muncul setelah New Delhi menegaskan tidak memiliki rencana untuk membatalkan kesepakatan multimiliar dollar yang telah ditandatangani dengan Moskwa, Oktober lalu.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved