Bisa Menimbulkan Komplikasi, Kapan Anemia Harus Ditangani oleh Dokter Spesialis?
Tanpa penanganan tepat, anemia bisa menimbulkan komplikasi pada jantung dan sirkulasi darah
Bisa Menimbulkan Komplikasi, Kapan Anemia Harus Ditangani oleh Dokter Spesialis?
TRIBUN-BALI.COM - Bisa Menimbulkan Komplikasi, Kapan Anemia Harus Ditangani oleh Dokter Spesialis?
Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka penderita anemia yang cukup tinggi.
Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak paham harus memeriksakan diri ke dokter apa ketika mengalami gejala anemia.
Tanpa penanganan tepat, anemia bisa menimbulkan komplikasi pada jantung dan sirkulasi darah.
Penyakit ini juga dapat membahayakan nyawa ibu dan janin jika terjadi selama kehamilan.
Harus berobat ke dokter apa jika mengalami anemia?
Sebelum mengunjungi dokter spesialis, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter umum apabila mengalami gejala anemia.
Dokter akan mendiagnosis kondisi Anda berdasarkan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan darah.
Anemia terbagi menjadi beberapa jenis dengan penyebab yang beragam.
Kondisi ini juga bisa menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih parah.
Baca: Garis Halus Pembuluh Darah di Wajah Bikin Gak Percaya Diri? Begini Cara Efektif Mengatasinya
Baca: Dipidana 14 Tahun Karena Bunuh Kekasih, Jeritan Hati Artis Lidya Pratiwi: Tinggal di Sini Tersiksa
Maka dari itu, dokter harus sangat cermat dan berhati-hati ketika menegakkan diagnosis.
Anda juga bisa membantu dokter dengan cara menjelaskan secara rinci mengenai gejala, riwayat kesehatan keluarga, pola makan, serta obat-obatan yang Anda konsumsi.
Itu semua akan membantu dokter untuk mengetahui jenis anemia yang mungkin Anda alami.
Terdapat beberapa pemeriksaan yang mungkin direkomendasikan dokter ketika Anda memeriksakan diri, antara lain:
- Tes hitung darah lengkap untuk mengetahui jumlah, ukuran, volume, dan jumlah hemoglobin pada sel darah merah
- Jumlah vitamin B9, B12, serta vitamin lain yang penting untuk produksi sel darah merah
- Jumlah total zat besi pada tubuh
- Tes urine dan pemeriksaan sejenisnya untuk mengetahui seberapa cepat tubuh Anda memproduksi sel darah merah
- Tes darah khusus untuk mendeteksi penyebab anemia yang lebih jarang, misalnya kelainan sistem kekebalan tubuh, sel darah merah yang rapuh, kelainan enzim, dan sebagainya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-anemia_20180419_173440.jpg)